Timbunan Batu di Lembah Akhor
Yosua 7:26
Dosa Akhan dan Kekalahan di Ai
“Lalu, mereka mendirikan di atasnya suatu timbunan batu yang besar, yang masih ada sampai hari ini. Sesudah itu, murka TUHAN yang menyala-nyala itu mereda. Karena itu, nama tempat itu disebut Lembah Akhor sampai hari ini.”Yosua 7:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu didirikanlah di atasnya suatu timbunan batu yang besar, yang masih ada sampai sekarang. Lalu surutlah murka TUHAN yang bernyala-nyala itu. Oleh sebab itu nama tempat itu sampai sekarang disebutkan lembah Akhor. Yosua 8.1–5 33”Yosua 7:26 · TB
Terjemahan Baru
“Sesudah itu mereka menimbuni tempat itu dengan banyak sekali batu yang sampai hari ini masih ada di sana. Itu sebabnya tempat itu masih dinamakan Lembah Kesusahan. Maka redalah kemarahan TUHAN.”Yosua 7:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Setelah itu, mereka menimbun batu di atasnya menjadi satu tumpukan besar, yang masih ada di sana sampai saat kitab ini ditulis. Karena itulah tempat tersebut diberi nama Lembah Musibah. Dengan demikian murka TUHAN pun reda.”Yosua 7:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they raised over him a great heap of stones unto this day. So the LORD turned from the fierceness of his anger. Wherefore the name of that place was called, The valley of Achor, unto this day.”Yosua 7:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 7:26?
Setelah Akhan dihukum, Israel mendirikan timbunan batu untuk memperingati peristiwa itu. Nama 'Lembah Akhor' berarti 'lembah kesulitan' atau 'kecelakaan', menjadi pengingat bahwa murka Tuhan mereda setelah dosa disingkirkan. Tempat ini menjadi peringatan tentang seriusnya dosa dan pemulihan hubungan dengan Tuhan.
Latar belakang
Peringatan bagi Israel
Setelah menghukum Akhan, bangsa Israel mendirikan timbunan batu besar di lembah itu sebagai tanda peringatan. Murka TUHAN pun reda, dan tempat itu disebut Lembah Akhor (artinya 'kekacauan') hingga hari ini.
Di mana
Lembah Akhor
Tempat yang kemudian menjadi peringatan
Kapan
~1400 SM
Penaklukan Kanaan
Yang berbicara
Penulis Yosua (tradisi Yosua)
Narator yang mencatat peristiwa penting
Kepada
Pembaca Israel
Generasi yang akan mengingat peristiwa ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
גַּל
gal · timbunan
tumpukan batu sebagai peringatan
אַף
af · murka
kemarahan yang menyala-nyala
שׁוּב
shuv · mereda
berbalik, kembali, menjadi tenang
Timbunan batu menjadi saksi bahwa murka Allah reda setelah dosa dihakimi, tetapi juga mengingatkan bahwa dosa membawa konsekuensi serius; namun ada harapan pemulihan.
Tahukah kamu
Batu sebagai Saksi
Timbunan batu adalah cara umum untuk memperingati peristiwa penting dalam Alkitab, seperti di Gilgal dan sungai Yordan, yang berfungsi sebagai pengingat bagi generasi mendatang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 7:26
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 7:26
✕ Sering dikira
Murka Allah reda karena Akhan dihukum, seolah-olah Allah puas dengan kematian.
✓ Yang sebenarnya
Murka reda karena dosa diakui dan dihakimi, memulihkan kekudusan umat, bukan karena kekejaman.
✕ Sering dikira
Lembah Akhor hanya tempat hukuman, tanpa harapan.
✓ Yang sebenarnya
Nabi Hosea memakai lembah itu sebagai simbol pengharapan dan pemulihan Israel di masa depan.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 7:26
Kita perlu mengingat kesalahan masa lalu sebagai pelajaran, bukan untuk terus meratapi, melainkan untuk menghindari pengulangan. Timbunan batu mengingatkan bahwa Tuhan serius terhadap dosa, tetapi juga memulihkan umat-Nya ketika mereka bertobat. Mari jadikan pengalaman sebagai alat untuk bertumbuh.
Tuhan, ajari aku untuk belajar dari kesalahan masa lalu dan hidup dalam ketaatan kepada-Mu. Amin.