Panggil Aku Suamiku
Hosea 2:15
Kasih Setia Allah di Tengah Persundalan
“(2-14) Di sana Aku akan memberikan kepadanya kebun anggurnya, dan membuat Lembah Akhor menjadi pintu gerbang pengharapan. Di sana dia akan bernyanyi seperti pada masa mudanya, seperti saat dia keluar dari tanah Mesir.”Hosea 2:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(2-14) Aku akan memberikan kepadanya kebun anggurnya dari sana, dan membuat lembah Akhor menjadi pintu pengharapan. Maka dia akan merelakan diri di sana seperti pada masa mudanya, seperti pada waktu dia berangkat keluar dari tanah Mesir.”Hosea 2:15 · TB
Terjemahan Baru
“Kebun-kebun anggurnya akan Kukembalikan kepadanya, dan Lembah Kesusahan akan Kujadikan pintu pengharapan. Di sana ia akan menyambut Aku seperti pada masa mudanya, ketika ia baru keluar dari Mesir.”Hosea 2:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And I will give her her vineyards from thence, and the valley of Achor for a door of hope: and she shall sing there, as in the days of her youth, and as in the day when she came up out of the land of Egypt.”Hosea 2:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hosea 2:15?
Pada hari pemulihan, umat akan memanggil Allah 'Suamiku' yang intim, bukan 'Baalku' yang bisa berarti 'tuan' atau juga dewa Baal. Ini menandakan hubungan yang lebih dekat dan pribadi, tidak lagi seperti budak atau penyembah berhala.
Latar belakang
Intimasi yang Dipulihkan
Allah menyatakan bahwa pada hari pemulihan, Israel tidak lagi memanggil Dia 'Baalku' (tuan, pemilik) tetapi 'Suamiku' (Ishi), yang menunjukkan hubungan yang intim dan penuh kasih. Ini menandai perubahan dari hubungan yang berdasarkan ketakutan dan ketaatan buta menjadi hubungan yang didasarkan kasih dan kesetiaan.
Di mana
Samaria
Konteks nubuat yang disampaikan Hosea di Israel Utara
Kapan
~750 SM
Kerajaan Israel Utara
Yang berbicara
Tuhan (TUHAN)
Allah Israel, setia dan penuh kasih setia
Kepada
Bangsa Israel
Umat pilihan yang tidak setia, disebut Gomer dalam metafora
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אִישִׁי
ishi · Suamiku
suamiku, menunjukkan hubungan intim
בַּעְלִי
baali · Baalku
tuanku, pemilikku (juga dewa Baal)
קָרָא
qara · memanggil
memanggil, menyebut nama
Kontras antara 'Baali' dan 'Ishi' menunjukkan perubahan hubungan: dari pemilikan menuju keintiman. Kata 'memanggil' menekankan bahwa ini adalah pilihan yang disengaja, bukan sekadar status.
Tahukah kamu
Sebutan yang Bermakna
Dalam bahasa Ibrani, 'Baal' bisa berarti 'tuan' atau 'pemilik', sedangkan 'Ishi' berarti 'suamiku'. Perubahan ini menekankan bahwa Allah ingin hubungan yang dekat, bukan sekadar tuan atas budak.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hosea 2:15
Yesaya 54:5
Allah sebagai suami
“Sebab yang menjadi suamimu adalah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya.”
Yeremia 3:14
Panggilan untuk kembali
“Kembalilah, hai anak-anak murtad! Demikianlah firman TUHAN, sebab Aku telah menjadi tuan atas kamu, dan Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.”
Wahyu 19:7
Perjamuan kawin
“Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hosea 2:15
✕ Sering dikira
Menganggap ini hanya tentang pemulihan hubungan pernikahan manusia.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah metafora tentang hubungan Allah dan umat-Nya, menggambarkan kasih setia dan kesetiaan yang diinginkan Allah.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa 'Baal' hanya merujuk pada dewa kafir.
✓ Yang sebenarnya
Selain merujuk pada dewa, 'baal' juga berarti 'tuan' atau 'pemilik', yang menunjukkan hubungan yang dingin dan transaksional.
Renungan
Renungan Singkat Hosea 2:15
Allah menginginkan kita memanggil-Nya dengan kasih dan keintiman, bukan hanya sebagai Tuhan yang jauh. Bagaimana kualitas hubungan kita dengan-Nya? Apakah kita dekat seperti suami-istri atau hanya formal?
Ya Allah, ijinkan aku mengenal-Mu sebagai Suamiku yang mengasihi, bukan hanya sebagai Tuan yang jauh. Tariklah aku dalam keintiman dengan-Mu. Amin.