Membakar Kota dan Menyimpan Emas untuk Tuhan
Yosua 6:24
Runtuhnya Tembok Yerikho
“Akan tetapi, mereka membakar kota itu dan segala sesuatu yang ada di dalamnya dengan api. Hanya perak, emas, dan barang-barang dari tembaga dan besi mereka letakkan ke dalam perbendaharaan rumah TUHAN.”Yosua 6:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi kota itu dan segala sesuatu yang ada di dalamnya dibakar mereka dengan api; hanya emas dan perak, barang-barang tembaga dan besi ditaruh mereka di dalam perbendaharaan rumah TUHAN.”Yosua 6:24 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian tentara Israel membakar habis seluruh kota itu dengan segala sesuatu yang ada di dalamnya, kecuali barang-barang emas, perak, tembaga dan besi. Barang-barang itu mereka ambil dan bawa ke tempat penyimpanan harta milik TUHAN.”Yosua 6:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu orang Israel membakar kota itu dan semua yang ada di dalamnya, kecuali perak, emas, dan barang-barang dari perunggu dan besi. Mereka mengambil barang-barang itu untuk disimpan di tempat penyimpanan harta milik TUHAN.”Yosua 6:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they burnt the city with fire, and all that was therein: only the silver, and the gold, and the vessels of brass and of iron, they put into the treasury of the house of the LORD.”Yosua 6:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 6:24?
Israel membakar kota Yerikho dan segala isinya, tetapi perak, emas, dan barang dari tembaga serta besi mereka bawa ke perbendaharaan rumah TUHAN. Kota itu dijadikan tumpukan reruntuhan sebagai tanda penghukuman.
Latar belakang
Kota Dibakar, Logam Disucikan untuk Tuhan
Bangsa Israel membakar seluruh kota beserta isinya. Namun, perak, emas, dan barang-barang dari tembaga dan besi tidak dimusnahkan melainkan disimpan ke dalam perbendaharaan rumah Tuhan, karena barang-barang itu dikhususkan bagi Tuhan.
Di mana
Kota Yerikho
Sesudah tembok runtuh, kota dalam keadaan kacau
Kapan
~1400 SM
Penaklukan Kanaan
Yang berbicara
Narator
Penulis kitab Yosua, mungkin Yosua sendiri atau imam
Kepada
Pembaca kitab Yosua
Umat Israel generasi berikutnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׂרַף
saraf · membakar
menghanguskan dengan api
אוֹצָר
otsar · perbendaharaan
tempat menyimpan harta, gudang
קֹדֶשׁ
qodesh · kudus
dipisahkan khusus untuk Tuhan
Kata 'membakar' menunjukkan penghakiman total, 'perbendaharaan' menunjukkan bahwa harta rampasan bukan untuk kepentingan pribadi, dan 'kudus' menegaskan bahwa semua logam mulia adalah milik Tuhan, mengajarkan sikap hati yang benar terhadap berkat dan kepemilikan.
Tahukah kamu
Arkeologi Yerikho
Penggalian arkeologi di Yerikho menunjukkan lapisan abu tebal dan tembok yang runtuh, konsisten dengan catatan Alkitab tentang pembakaran kota.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 6:24
Ulangan 7:26
Larangan mengambil
“Janganlah kamu membawa sesuatu yang terkutuk ke dalam rumahmu, supaya kamu jangan menjadi seperti itu; haruslah kamu benar-benar menghancurkannya.”
Yosua 7:1
Akibat ketidaktaatan
“Tetapi orang Israel berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan itu, sebab Akan binasa.”
Imamat 27:28
Kekudusan barang
“Tetapi segala yang dikhususkan untuk TUHAN... adalah maha kudus bagi TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 6:24
✕ Sering dikira
Membakar kota dan semua isinya adalah tindakan kekejaman yang tidak masuk akal.
✓ Yang sebenarnya
Perintah Tuhan untuk memusnahkan kota adalah penghakiman atas dosa penduduk Yerikho yang sangat jahat, dan sekaligus mencegah Israel terpengaruh oleh penyembahan berhala.
✕ Sering dikira
Emas dan perak itu boleh diambil oleh siapa saja karena sudah menjadi rampasan perang.
✓ Yang sebenarnya
Semua logam mulia dikhususkan untuk Tuhan dan harus dimasukkan ke perbendaharaan rumah Tuhan, bukan untuk kepentingan pribadi. Hal ini menjadi ujian ketaatan Israel.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 6:24
Terkadang Tuhan meminta kita untuk meninggalkan hal-hal lama yang menghalangi kita maju. Relakan yang lama, agar yang baru bisa datang dari Tuhan.
Tuhan, berikan aku keberanian untuk melepaskan hal-hal yang tidak Engkau kehendaki, dan percaya pada rencana-Mu yang baru. Amin.