Janji Kemenangan

Yosua 6:2

Runtuhnya Tembok Yerikho

TUHAN berfirman kepada Yosua, “Ketahuilah, Aku menyerahkan Yerikho ke dalam tanganmu beserta rajanya dan orangmu yang perkasa.

Yosua 6:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yosua 6:2?

TUHAN memberi tahu Yosua bahwa Dia telah menyerahkan Yerikho, termasuk rajanya dan para pahlawannya, ke dalam tangan Israel. Ini adalah janji kemenangan dari Allah, yang memastikan bahwa pertempuran sebenarnya sudah dimenangkan oleh-Nya.

Latar belakang

Firman Jaminan

TUHAN meyakinkan Yosua bahwa kota itu sudah diberikan ke tangannya, termasuk raja dan pahlawannya. Ini adalah janji kemenangan sebelum pertempuran dimulai.

Di mana

Yerikho

Perkemahan Israel, di depan kota

Kapan

~1400 SM

Penaklukan Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sunat di Gilgal
Pengepungan Yerikho
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berfirman langsung kepada Yosua

Y

Kepada

Yosua

Pemimpin Israel, pengganti Musa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָתַתִּי

natati · menyerahkan

memberikan atau menyerahkan

יָדְךָ

yad'kha · tanganmu

tangan atau kekuatan

גִּבּוֹר

gibor · perkasa

kuat, pahlawan

Janji TUHAN adalah 'memberi' kota itu; Yosua hanya perlu menerima apa yang Allah berikan, bukan merebutnya dengan kekuatannya sendiri.

Tahukah kamu

Kata 'Menyerahkan'

Kata Ibrani yang diterjemahkan 'menyerahkan' (natan) sering berarti 'memberi', menunjukkan pemberian anugerah, bukan hasil usaha.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 6:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yosua 6:2

✕  Sering dikira

Allah menuntut Israel berperang untuk merebut kota itu.

✓  Yang sebenarnya

Allah sudah menyerahkan kota; perang adalah cara mereka menerima pemberian itu.

✕  Sering dikira

Janji ini hanya untuk Yosua secara pribadi

✓  Yang sebenarnya

Janji itu untuk seluruh umat Israel; Yosua hanyalah wakil.

Renungan

Renungan Singkat Yosua 6:2

Allah sering kali menjanjikan kemenangan sebelum kita melihat hasilnya. Kita perlu belajar untuk percaya pada janji-Nya, bukan pada keadaan yang terlihat menakutkan di depan mata.

Bapa, ajari aku untuk mengandalkan janji-Mu, bukan pada apa yang kulihat. Amin.