Yosua Memerintahkan Keheningan
Yosua 6:10
Runtuhnya Tembok Yerikho
PerikopPerang terhadap Yerikho · Yosua 6:6-27 →“Yosua memerintah bangsa itu, katanya, “Jangan bersorak dan jangan memperdengarkan suaramu, satu kata pun jangan keluar dari mulutmu, sampai waktu aku berkata kepadamu, ‘Bersoraklah!’ maka bersoraklah kamu.””Yosua 6:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Yosua telah memerintahkan kepada bangsa itu, demikian: "Janganlah bersorak dan janganlah perdengarkan suaramu, sepatah katapun janganlah keluar dari mulutmu sampai pada hari aku mengatakan kepadamu: Yosua 6.11–15 23 Bersoraklah! --maka kamu harus bersorak."”Yosua 6:10 · TB
Terjemahan Baru
“Semua tentara sudah diperintahkan untuk tidak bersorak dan tidak mengucapkan sepatah kata pun kalau Yosua belum memberi aba-aba.”Yosua 6:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yosua sudah memerintahkan pasukan itu, “Jangan berteriak ataupun mengeluarkan suara. Jangan mengatakan apa pun juga sampai pada hari ketika saya menyuruh kalian berteriak. Pada waktu itu barulah kalian harus berteriak!””Yosua 6:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Joshua had commanded the people, saying, Ye shall not shout, nor make any noise with your voice, neither shall any word proceed out of your mouth, until the day I bid you shout; then shall ye shout.”Yosua 6:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 6:10?
Yosua memerintahkan bangsa itu untuk tidak bersorak atau mengeluarkan suara sampai dia memberi aba-aba. Ini menekankan pentingnya menunggu instruksi Tuhan dan mengendalikan diri dalam peperangan rohani.
Latar belakang
Perintah Keheningan
Yosua memberi instruksi tegas kepada bangsa Israel: mereka tidak boleh bersorak atau mengeluarkan suara sampai dia memberi aba-aba. Ini adalah bagian dari rencana Tuhan untuk mengelilingi kota dalam keheningan, menunjukkan ketaatan dan iman.
Di mana
Yerikho
Di perkemahan Israel, dekat tembok kota
Kapan
~1400 SM
Penaklukan Kanaan
Yang berbicara
Yosua
Pemimpin Israel, pengganti Musa
Kepada
Bangsa Israel
Umat pilihan Allah yang sedang menaklukkan Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רוּעַ
rua · bersorak
Mengeluarkan teriakan nyaring, sering dalam konteks perang atau ibadah
שָׁמַע
shama · memperdengarkan
Mendengar, memperhatikan, atau membuat didengar
קוֹל
qol · suaramu
Suara, bunyi, atau ucapan
Kata 'rua' (bersorak) sering dikaitkan dengan teriakan perang dan penyembahan. Perintah untuk diam menekankan bahwa kemenangan bukan berasal dari kekuatan manusia, melainkan dari Tuhan, dan sorakan nanti adalah respons iman.
Tahukah kamu
Tanduk Domba
Trompet yang digunakan adalah shofar, terbuat dari tanduk domba jantan, yang bunyinya khas dan nyaring, digunakan dalam upacara keagamaan Yahudi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 6:10
Keluaran 14:14
Diam dan percaya
“TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.”
Mazmur 32:7
Sorak keselamatan
“Engkaulah persembunyianku, Engkau menjaga aku dari kesesakan, Engkau mengelilingi aku dengan sorak-sorai luput.”
2 Tawarikh 20:17
Diam melihat kemenangan
“Dalam peperangan ini kamu tidak usah bertempur; ambillah tempatmu, berdirilah, lihatlah keselamatan dari TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 6:10
✕ Sering dikira
Yosua melarang berteriak sama sekali karena takut musuh mendengar
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah perintah strategis dan rohani: ketaatan pada rencana Tuhan, bukan karena takut, karena mereka akan bersorak saat Tuhan perintahkan.
✕ Sering dikira
Keheningan berarti Israel tidak boleh berdoa atau memuji
✓ Yang sebenarnya
Mereka tetap bisa berdoa dalam hati; larangan ini hanya tentang suara lisan yang bisa mengganggu rencana Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 6:10
Ada saatnya kita harus diam dan menunggu Tuhan berbicara. Kesabaran dan pengendalian diri adalah bagian dari ketaatan; jangan terburu-buru bertindak sebelum Tuhan memberi perintah.
Bapa, berikan aku kesabaran untuk diam dan menunggu petunjuk-Mu sebelum aku bertindak. Amin.