Yosua Menyuruh Imam Naik

Yosua 4:17

Batu Peringatan di Gilgal

Yosua pun memerintahkan para imam itu, katanya, “Naiklah dari Sungai Yordan.”

Yosua 4:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yosua 4:17?

Yosua memerintahkan para imam untuk naik dari Sungai Yordan setelah seluruh umat menyeberang. Ketaatan mereka mengakhiri mukjizat pemisahan air, dan ini menjadi momen transisi dari pengalaman supranatural menuju kehidupan sehari-hari di tanah perjanjian.

Latar belakang

Perintah Langsung Yosua

Yosua menyampaikan perintah TUHAN kepada para imam untuk keluar dari dasar sungai yang kering. Ini menunjukkan ketaatan Yosua pada perintah Allah dan otoritasnya.

Di mana

Sungai Yordan

Di tepi sungai, setelah bangsa menyeberang

Kapan

~1400 SM

Perebutan Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perintah TUHAN kepada Yosua
Air kembali mengalir
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yosua

Pemimpin Israel, menggantikan Musa, berumur sekitar 80 tahun.

P

Kepada

Para imam

Keturunan Harun yang membawa tabut perjanjian.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֲלוּ

'alu · Naiklah

Pergi ke atas, meninggalkan tempat rendah.

כֹּהֵן

kohen · imam

Pelayan kudus yang mengangkat tabut.

יַרְדֵּן

Yarden · Sungai Yordan

Sungai utama yang menjadi batas Kanaan.

Kata 'alu menunjukkan gerakan meninggalkan dasar sungai, mengakhiri mukjizat dan kembali ke tempat normal.

Tahukah kamu

Kata 'Naik' dalam Bahasa Ibrani

Kata 'alah yang dipakai untuk 'naik' juga sering digunakan untuk pergi ke Yerusalem yang letaknya tinggi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 4:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yosua 4:17

✕  Sering dikira

Mengira Yosua berbicara atas inisiatifnya sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Yosua mengikuti perintah TUHAN yang baru saja diterimanya.

✕  Sering dikira

Berpikir imam-imam itu ragu atau takut keluar.

✓  Yang sebenarnya

Mereka segera menaati perintah Yosua.

Renungan

Renungan Singkat Yosua 4:17

Meskipun mukjizat berakhir, karya Tuhan berlanjut dalam hidup kita. Kita perlu beranjak dari pengalaman rohani yang menakjubkan dan menghidupi iman dalam hal-hal yang tampak biasa.

Ajari aku, Tuhan, untuk menghidupi imanku dalam keseharian, tidak selalu mencari pengalaman supranatural, tetapi setia dalam ketaatan. Amin.