Laut Teberau terbelah

Yosua 24:7

Perjanjian di Sikhem

Ketika mereka berseru-seru kepada TUHAN, Ia menaruh kegelapan yang pekat di antara kamu dan orang Mesir itu, dan mendatangkan air laut ke atas mereka sehingga melingkupi mereka. Matamu melihat yang Aku lakukan terhadap Mesir. Sesudah itu, kamu tinggal di padang belantara dalam waktu yang lama.

Yosua 24:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yosua 24:7?

Ayat ini mengingatkan bangsa Israel bahwa saat terjebak di Laut Teberau, mereka berseru kepada Tuhan, dan Dia melepaskan mereka dengan mendatangkan kegelapan serta menenggelamkan musuh. Ini menunjukkan kuasa Tuhan yang menyelamatkan umat-Nya saat mereka berseru.

Latar belakang

Mengenang pembebasan di Laut Teberau

Yosua mengingatkan bangsa Israel bagaimana nenek moyang mereka berseru kepada Tuhan saat dikejar tentara Mesir. Tuhan menjawab dengan mendatangkan kegelapan dan menenggelamkan musuh, suatu peristiwa yang mereka saksikan sendiri.

Di mana

Sikhem

Upacara perjanjian, di depan tabut

Kapan

~1400 SM

Perebutan Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluar dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yosua

Pemimpin Israel, ~110 tahun

S

Kepada

Seluruh Israel

Bangsa pilihan, saksi mukjizat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צָעַק

tsa'aq · berseru-seru

Berteriak minta tolong dengan keras

עֲרָפֶל

araphel · kegelapan

Awan gelap tebal, sering tanda kehadiran Allah

כָּסָה

kasah · melingkupi

Menutupi atau menenggelamkan

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Tuhan merespons teriakan umat-Nya dengan kehadiran yang menakutkan bagi musuh dan menyelamatkan umat. Seruan sederhana menjadi pintu pembebasan.

Tahukah kamu

Kegelapan yang pekat

Frasa 'kegelapan yang pekat' dalam bahasa Ibrani adalah 'araphel', sering dipakai untuk awan gelap yang menyertai kehadiran Tuhan, seperti di Gunung Sinai.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 24:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yosua 24:7

✕  Sering dikira

Kegelapan itu hanya untuk menghalangi orang Mesir, bukan tindakan aktif Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Kegelapan adalah manifestasi kehadiran Tuhan yang kudus, bukan sekadar alat.

✕  Sering dikira

Mereka berseru karena takut, padahal Tuhan sudah berjanji membebaskan.

✓  Yang sebenarnya

Seruan itu wajar dan justru menjadi bagian dari respons iman.

Renungan

Renungan Singkat Yosua 24:7

Ketika kita dalam keadaan terjepit dan tak berdaya, jangan lupa berseru kepada Tuhan. Dia sanggup membuat jalan keluar yang tak terduga, seperti yang Dia lakukan bagi Israel di laut.

Tuhan, terima kasih karena Engkau mendengar seruan kami dan sanggup melepaskan dari segala keterjepitan. Ajari kami untuk selalu berseru kepada-Mu. Amin.