Pesan Terakhir Yosua
Yosua 22:5
Menjaga Kesatuan dan Kesetiaan
“Akan tetapi, dengan sungguh-sungguh, lakukanlah perintah dan hukum yang diperintahkan Musa, hamba TUHAN itu, kepadamu. Kasihilah TUHAN Allahmu, berjalanlah menurut segala jalan-Nya, mengikuti perintah-Nya, melekat dan berbakti kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.””Yosua 22:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Hanya, lakukanlah dengan sangat setia perintah dan hukum, yang diperintahkan kepadamu oleh Musa, hamba TUHAN itu, yakni mengasihi TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, tetap mengikuti perintah-Nya, berpaut Yosua 22.6–9 103 pada-Nya dan berbakti kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu."”Yosua 22:5 · TB
Terjemahan Baru
“Dan jagalah agar kalian mentaati hukum yang diperintahkan Musa kepadamu, yaitu: Kasihilah TUHAN Allahmu, ikutilah kemauan-Nya, taatilah perintah-perintah-Nya, setialah kepada-Nya, dan mengabdilah kepada-Nya dengan sepenuh hatimu dan dengan segenap jiwamu."”Yosua 22:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hanya, ingatlah baik-baik: Lakukan semua perintah dan hukum TUHAN yang sudah disampaikan Musa, kepadamu. Kasihilah TUHAN Allahmu, ikutilah semua yang Dia tunjukkan, taatilah perintah-Nya, setialah kepada-Nya, dan mengabdilah kepada TUHAN dengan segenap hatimu dan segenap nafas hidupmu!””Yosua 22:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But take diligent heed to do the commandment and the law, which Moses the servant of the LORD charged you, to love the LORD your God, and to walk in all his ways, and to keep his commandments, and to cleave unto him, and to serve him with all your heart and with all your soul.”Yosua 22:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 22:5?
Yosua mengingatkan mereka untuk sungguh-sungguh melakukan perintah Musa: mengasihi Tuhan, berjalan di jalan-Nya, berpegang pada perintah, dan berbakti dengan segenap hati dan jiwa. Ini adalah panggilan untuk komitmen total.
Latar belakang
Peringatan Agar Tetap Setia
Sebelum berpisah, Yosua menasihati mereka dengan sungguh-sungguh untuk terus mengikut Tuhan. Ia menekankan kasih, ketaatan, dan komitmen penuh kepada Allah.
Di mana
Silo
Perkemahan di Silo, tempat Tabernakel berada
Kapan
~1400 SM
Penaklukan Kanaan
Yang berbicara
Yosua
Pemimpin Israel, pengganti Musa
Kepada
Suku Ruben, Gad, dan setengah Manasye
Suku-suku yang akan berpisah dari yang lain
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָהַב
ahav · Kasihilah
Mengasihi; bukan sekadar perasaan, tetapi tindakan setia dan rela berkorban.
הָלַךְ
halak · berjalan
Berjalan; menggambarkan gaya hidup yang senantiasa mengikuti arahan Tuhan.
דָּבַק
dabaq · melekat
Berpaut, menempel erat, seperti lem; komitmen total pada Allah.
Kesetiaan kepada Tuhan bukan hanya soal aturan, tetapi relasi yang erat dan total, diwujudkan dalam kasih dan ketaatan sehari-hari.
Tahukah kamu
Kata 'Melekat'
Dalam bahasa Ibrani, 'melekat' (dabaq) sering dipakai untuk hubungan pernikahan atau kesetiaan yang erat, menggambarkan ikatan yang tak terpisahkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 22:5
Ulangan 6:5
Perintah kasih
“Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.”
Ulangan 10:20
Paut pada Tuhan
“Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu, kepada-Nya haruslah engkau beribadah dan berpaut pada-Nya.”
Yosua 23:8
Nasihat serupa
“Tetapi kamu harus berpaut pada TUHAN, Allahmu, seperti yang kamu lakukan sampai sekarang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 22:5
✕ Sering dikira
Berjalan menurut jalan Tuhan berarti melakukan ritual agama.
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah gaya hidup sehari-hari yang mencerminkan karakter Allah.
✕ Sering dikira
Mengasihi Tuhan hanya dengan perasaan.
✓ Yang sebenarnya
Mengasihi Tuhan berarti taat, setia, dan berpaut pada-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 22:5
Mengasihi Tuhan bukan hanya perasaan, tetapi tindakan nyata dalam ketaatan dan pengabdian. Evaluasilah hidup kita: apakah kita benar-benar berjalan di jalan-Nya dengan segenap hati?
Tuhan, mampukan aku untuk mengasihi-Mu dengan segenap hati, jiwa, dan kekuatanku, serta hidup setia pada perintah-Mu. Amin.