Rahab Menyembunyikan Mata-mata
Yosua 2:4
Rahab dan Mata-mata Israel
“Akan tetapi, perempuan itu membawa kedua orang itu dan menyembunyikan mereka, katanya, “Ya, orang-orang itu datang kepadaku, tetapi aku tidak tahu mereka dari mana.”Yosua 2:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi perempuan itu telah membawa dan menyembunyikan kedua orang itu. Berkatalah ia: "Memang, orang-orang itu telah datang kepadaku, tetapi aku tidak tahu dari mana mereka,”Yosua 2:4 · TB
Terjemahan Baru
“"Memang ada orang datang ke rumah saya," jawab Rahab, "tetapi saya tidak tahu mereka dari mana. Mereka sudah pergi tadi pada waktu mulai gelap sebelum gerbang kota ditutup. Dan saya tidak bertanya ke mana mereka pergi, tetapi kalau mereka cepat-cepat dikejar, mungkin masih dapat disusul." (Padahal Rahab sudah menyembunyikan kedua mata-mata itu di bawah tumpukan rami di loteng rumahnya.)”Yosua 2:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun, Rahab menyembunyikan kedua mata-mata itu dan berkata kepada suruhan raja, “Memang betul tadi ada tamu menginap di rumah saya, tetapi saya tidak tahu dari mana mereka berasal.”Yosua 2:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the woman took the two men, and hid them, and said thus, There came men unto me, but I wist not whence they were:”Yosua 2:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 2:4?
Rahab menyembunyikan kedua pengintai dan memberikan alasan yang menyesatkan kepada utusan raja. Ia berbohong untuk melindungi mereka, menunjukkan bahwa ia lebih takut kepada Allah Israel daripada raja Yerikho, dan imannya mulai bersinar.
Latar belakang
Rahab Berbohong untuk Melindungi
Raja Yerikho mengirim utusan ke Rahab untuk menangkap mata-mata Israel. Namun Rahab menyembunyikan mereka di atap rumah di bawah batang rami. Ia mengaku tidak tahu ke mana mereka pergi, padahal mereka masih di rumahnya.
Di mana
Yerikho
Rumah Rahab, dekat tembok kota
Kapan
~1400 SM
Penaklukan Kanaan
Yang berbicara
Penulis Yosua
Tradisi menyebut Yosua, namun kemungkinan disusun kemudian
Kepada
Pembaca kitab Yosua
Umat Israel yang mengingat penaklukan Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַתִּקַּח
vatikkach · membawa
mengambil, membawa, atau merebut dengan tangan
וַתִּצְפְּנוֹ
vattitzpəno · menyembunyikan
menaruh secara tersembunyi, menyimpan rahasia
פִּשְׁתִּים
pishtim · rami
batang rami yang sedang dijemur untuk diolah menjadi serat
Ketiga kata ini menunjukkan tindakan yang disengaja dan aktif: Rahab 'mengambil' inisiatif, 'menyembunyikan' dengan aman, dan memanfaatkan 'rami' yang wajar. Ini bukan spontan, tapi perlindungan yang terencana.
Tahukah kamu
Rami: Tanaman Serbaguna
Rami yang dipakai Rahab adalah tanaman yang diolah untuk membuat tali dan kain. Mengeringkan batang rami di atap adalah praktik umum, sehingga tempat persembunyian itu tidak mencurigakan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 2:4
Yakobus 2:25
iman dengan tindakan
“Dan bukankah demikian juga Rahab, perempuan sundal itu, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia menyembunyikan orang-orang yang diutus itu?”
Ibrani 11:31
diselamatkan oleh iman
“Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan damai.”
Keluaran 1:17
menolong dengan berani
“Tetapi bidan-bidan itu takut akan Allah dan tidak melakukan seperti yang dikatakan raja Mesir; mereka membiarkan bayi-bayi itu hidup.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 2:4
✕ Sering dikira
Menganggap Rahab berbohong dan itu dibenarkan sebagai teladan.
✓ Yang sebenarnya
Alkitab memuji imannya, bukan kebohongannya; namun konteks perang menyulitkan penilaian moral.
✕ Sering dikira
Berpikir Rahab hanya menyembunyikan mereka di kamar tidur.
✓ Yang sebenarnya
Ia menaruh mereka di atap rumah, di bawah batang rami yang sedang dijemur.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 2:4
Terkadang kita dihadapkan pada pilihan yang rumit secara moral. Meskipun kebohongan tidak ideal, prioritas Rahab adalah melindungi umat Allah. Refleksikan prioritas hidupmu: apakah kita lebih takut kepada Allah atau manusia?
Tuhan, ajar aku untuk takut akan Engkau lebih dari segala sesuatu, sehingga aku berani berdiri di pihak-Mu. Amin.