Yosua 2:14
“Dan, orang-orang itu menjawabnya, “Nyawa kami adalah jaminan bagi nyawamu asal kamu tidak memberitahukan perkataan kami ini. Apabila TUHAN nanti memberikan tanah ini kepada kami, kami akan menunjukkan melakukan kebaikan dan kesetiaan kepadamu.””Yosua 2:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu jawab kedua orang itu kepadanya: "Nyawa kamilah jaminan bagi kamu, asal jangan kaukabarkan perkara kami ini; apabila TUHAN nanti memberikan negeri ini kepada kami, maka kami akan menunjukkan terima kasih dan setia kami kepadamu."”Yosua 2:14 · TB
Terjemahan Baru
“Maka jawab kedua orang itu, "Kami berjanji bahwa bilamana TUHAN menyerahkan negeri ini kepada kami, kami akan memperlakukan kalian dengan baik, asal engkau tidak menceritakan kepada siapa pun tentang kami. Biarlah TUHAN mengutuk kami kalau kami tidak menepati janji itu."”Yosua 2:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab mereka kepada Rahab, “Ya, kami berjanji. Biarlah kami mati kalau kami tidak melindungimu, asalkan kamu merahasiakan tentang kami. Nanti ketika TUHAN menyerahkan negeri ini kepada kami, kami akan menepati sumpah ini dengan berbaik hati kepadamu.””Yosua 2:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the men answered her, Our life for yours, if ye utter not this our business. And it shall be, when the LORD hath given us the land, that we will deal kindly and truly with thee.”Yosua 2:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 2:14?
Para pengintai menyetujui permintaan Rahab dan menegaskan bahwa nyawa mereka sendiri menjadi jaminan keselamatannya, asalkan ia merahasiakan misi mereka. Mereka berjanji akan memperlakukan Rahab dan keluarganya dengan baik dan setia ketika Tuhan menyerahkan tanah itu kepada mereka. Ini adalah perjanjian bersyarat yang menuntut kesetiaan Rahab.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 2:14
Janji harus ditepati, tetapi juga ada syaratnya. Kita perlu belajar memegang komitmen dan menunjukkan kesetiaan, seperti para pengintai kepada Rahab.
Tuhan, mampukan aku untuk menjadi pribadi yang menepati janji dan setia kepada perkataanku. Amin.