Rahab mengaku takut
Yosua 2:10
Pengintai dan Rahab
“Sebab, kami telah mendengar bagaimana TUHAN mengeringkan air Laut Teberau di hadapanmu ketika kamu keluar dari Mesir. Dan, apa yang kalian lakukan terhadap kedua Raja Amori, yaitu Sihon dan Og, yang di seberang Sungai Yordan yang telah kamu binasakan.”Yosua 2:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab kami mendengar, bahwa TUHAN telah mengeringkan air Laut Teberau di depan kamu, ketika kamu berjalan keluar dari Mesir, dan apa yang kamu lakukan kepada kedua raja orang Amori yang di seberang sungai Yordan Yosua 2.11–15 7 itu, yakni kepada Sihon dan Og, yang telah kamu tumpas.”Yosua 2:10 · TB
Terjemahan Baru
“Kami sudah mendengar berita mengenai bagaimana TUHAN mengeringkan Laut Gelagah di depan kalian, ketika kalian meninggalkan Mesir. Kami juga sudah mendengar bagaimana kalian membunuh Sihon dan Og, kedua raja bangsa Amori itu di sebelah timur Sungai Yordan.”Yosua 2:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“karena kami sudah mendengar bagaimana TUHAN menolong bangsamu. Ketika kalian keluar dari Mesir, Dia mengeringkan Laut Merah supaya kalian bisa menyeberanginya. Dan dengan pertolongan-Nya, kalian juga sudah membinasakan Sihon dan Og, kedua raja bangsa Amori di sebelah timur sungai Yordan.”Yosua 2:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For we have heard how the LORD dried up the water of the Red sea for you, when ye came out of Egypt; and what ye did unto the two kings of the Amorites, that were on the other side Jordan, Sihon and Og, whom ye utterly destroyed.”Yosua 2:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 2:10?
Rahab berkata bahwa mereka telah mendengar tentang keajaiban TUHAN mengeringkan Laut Teberau untuk Israel keluar dari Mesir, dan tentang kemenangan atas dua raja Amori, Sihon dan Og. Ini menunjukkan bahwa kabar tentang perbuatan TUHAN telah menyebar luas dan menimbulkan ketakutan.
Latar belakang
Rahab mendengar dan percaya
Rahab menjelaskan bahwa berita tentang mujizat Tuhan telah membuat penduduk Yerikho gemetar. Ayat ini menekankan iman yang lahir dari pendengaran, bukan penglihatan langsung.
Di mana
Rumah Rahab, Yerikho
Di atap rumah, malam hari
Kapan
~1406 SM
Perebutan Kanaan
Yang berbicara
Rahab
Perempuan Kanaan, jadi pelacur, beriman kepada TUHAN
Kepada
Dua pengintai Israel
Utusan Yosua, menyamar untuk memata-matai Yerikho
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמַע
shama · mendengar
Mendengar dengan perhatian, menghasilkan respons
יָבֵשׁ
yavesh · mengeringkan
Menjadi kering, di sini menggambarkan kuasa Tuhan atas air
יְהוָה
YHWH · TUHAN
Nama pribadi Allah Israel, berarti 'Aku Ada'
Kata 'mendengar' dalam bahasa Ibrani bukan sekadar menangkap suara, tetapi melibatkan hati yang taat. Rahab mendengar berita, lalu merespons dengan iman dan tindakan, menunjukkan bahwa iman sejati timbul dari pendengaran akan firman.
Tahukah kamu
Laut Teberau
Laut Teberau (atau Laut Merah) adalah tempat Tuhan membelah air untuk Israel keluar dari Mesir. Peristiwa itu terjadi sekitar 40 tahun sebelum Yosua masuk Kanaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 2:10
Yesaya 43:16
Kuasa atas laut
“Beginilah firman TUHAN, yang membuat jalan melalui laut dan melalui air yang hebat.”
Mazmur 106:9
Mengeringkan laut
“Ia menghardik Laut Teberau, sehingga kering, dan menuntun mereka melalui samudera raya seperti melalui padang gurun.”
Roma 10:17
Iman dari dengar
“Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 2:10
✕ Sering dikira
Rahab hanya takut karena mendengar cerita-cerita hebat, bukan benar-benar beriman.
✓ Yang sebenarnya
Ibrani 11:31 menyebut Rahab sebagai pahlawan iman, menunjukkan imannya melampaui sekadar ketakutan; ia mengakui TUHAN sebagai Allah yang berkuasa.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya informasi sejarah tentang penaklukan Kanaan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menunjukkan pola iman yang merespons karya Tuhan, mengingatkan bahwa Allah bekerja dalam sejarah untuk menyelamatkan.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 2:10
Kisah-kisah tentang kesetiaan Tuhan dapat berdampak besar pada orang lain. Kita juga dapat menceritakan kebaikan Tuhan dalam hidup kita sehingga orang lain menjadi percaya.
Ya TUHAN, mampukan saya menjadi saksi-Mu melalui perkataan dan perbuatan saya, agar orang lain mengenal kuasa-Mu. Amin.