Sungai Kana sebagai Batas
Yosua 17:9
Pembagian Tanah untuk Suku Manasye
“Kemudian, batas itu turun ke anak sungai Kana, ke sebelah selatan sungai itu. Kota-kota di situ adalah milik suku Efraim meskipun berada di tengah-tengah kota-kota suku Manasye. Batas daerah Manasye itu melewati sebelah utara sungai itu dan berakhir ke laut.”Yosua 17:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian batas itu turun ke sungai Kana, ke sebelah selatan sungai itu. Kota-kota di sana adalah kepunyaan suku Efraim, sekalipun di tengah-tengah kota-kota suku Manasye. Selanjutnya batas daerah Manasye itu lewat dari sebelah utara sungai itu dan berakhir ke laut.”Yosua 17:9 · TB
Terjemahan Baru
“Selanjutnya garis batas wilayah Manasye itu turun sampai ke anak Sungai Kana. Kota-kota di sebelah selatan anak sungai itu adalah kepunyaan Efraim, meskipun berada di dalam wilayah Manasye. Garis batas wilayah Manasye itu selanjutnya mengikuti jalan ke sebelah utara anak sungai itu, lalu berakhir di Laut Tengah.”Yosua 17:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian garis batas selatan itu turun ke sungai Kana dan menelusurinya ke arah barat sampai ke Laut Tengah. Wilayah suku Manasye sebagian besar terletak di sebelah utara sungai Kana. Di sebelah selatan sungai Kana, ada beberapa kota yang dimiliki suku Efraim meskipun masih terletak di dalam wilayah Manasye. Demikianlah wilayah suku Manasye berbatasan dengan wilayah suku Efraim di sebelah selatan, Laut Tengah di sebelah barat, wilayah suku Asyer di sebelah barat laut, dan wilayah suku Isakar di sebelah timur laut.”Yosua 17:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the coast descended unto the river Kanah, southward of the river: these cities of Ephraim are among the cities of Manasseh: the coast of Manasseh also was on the north side of the river, and the outgoings of it were at the sea:”Yosua 17:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 17:9?
Batas Manasye turun ke sungai Kana, dan kota-kota di selatan sungai itu menjadi milik Efraim, meskipun berada di tengah wilayah Manasye. Ini menunjukkan adanya interaksi dan ketergantungan antar suku.
Latar belakang
Batas yang Membagi Suku
Batas turun ke sungai Kana, dan kota-kota di selatan sungai itu adalah milik Efraim. Wilayah Manasye berada di utara sungai, sementara Efraim di selatan. Ini menjelaskan batas yang jelas antara dua suku.
Di mana
Sungai Kana, dekat pantai
Deskripsi batas geografis
Kapan
~1400 SM
Pembagian tanah Kanaan
Yang berbicara
Penulis Yosua
Sejarawan Israel yang mencatat peristiwa penaklukan dan pembagian tanah.
Kepada
Pembaca kitab Yosua
Umat Israel yang mempelajari warisan nenek moyang mereka.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נֶגֶב
negev · selatan
arah selatan, juga berarti tanah kering
אֶפְרַיִם
Efrayim · Efraim
nama suku yang berarti 'buah yang subur'
יָם
yam · laut
laut, di sini merujuk Laut Tengah
Kata 'selatan' (negev) sering merujuk padang gurun, tetapi di sini hanya arah. 'Laut' (yam) menunjukkan batas barat, mengingatkan bahwa wilayah ini membentang dari sungai sampai pantai, menggambarkan luasnya.
Tahukah kamu
Sungai Kana sekarang kering
Sungai Kana yang disebut di sini adalah wadi (sungai kering) yang hanya berair saat musim hujan, tetapi di zaman dahulu menjadi penanda alami.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 17:9
Yosua 16:6
batas sungai
“Lalu batas itu terus ke laut; di sebelah utara adalah Mikhmetat.”
Yosua 17:10
pembagian utara-selatan
“Sebelah selatan adalah milik suku Efraim, dan sebelah utara adalah milik suku Manasye.”
Ulangan 34:2
wilayah suku
“seluruh Naftali, tanah Efraim dan Manasye, seluruh tanah Yehuda sampai laut yang di sebelah barat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 17:9
✕ Sering dikira
Mengira sungai Kana adalah sungai besar yang selalu berair.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah wadi atau sungai kering, hanya berair saat musim hujan.
✕ Sering dikira
Mengira kota-kota di selatan sungai milik Manasye.
✓ Yang sebenarnya
Ayat jelas mengatakan kota-kota itu milik Efraim, meski berada di wilayah Manasye.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 17:9
Hidup kita sering bersinggungan dengan orang lain. Daripada bertengkar, mari kita cari cara untuk hidup berdampingan dengan saling mendukung.
Ya Tuhan, ajari aku untuk hidup rukun dengan sesama, meskipun ada perbedaan dan batas yang rumit. Amin.