Yosua 15:8
“Lalu, batas itu naik ke Lembah Ben-Hinom, di sebelah selatan sepanjang lereng Gunung Yebus, itulah Yerusalem, dan batas itu naik ke puncak gunung yang berhadapan dengan Lembah Hinom sebelah barat, di ujung utara Lembah Refaim.”Yosua 15:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian batas itu naik ke lembah Ben-Hinom, di sebelah selatan sepanjang lereng gunung Yebus, itulah Yerusalem; kemudian batas itu naik ke puncak gunung yang di seberang lembah Hinom, di sebelah barat, di ujung utara lembah orang Refaim.”Yosua 15:8 · TB
Terjemahan Baru
“kemudian naik melalui Lembah Hinom ke sebelah selatan bukit, di mana terletak Yerusalem, kota orang Yebus. Dari situ garis perbatasan itu menuju ke puncak bukit itu di sebelah barat Lembah Hinom, di ujung utara Lembah Refaim,”Yosua 15:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“kemudian naik melewati lembah Hinom ke bagian selatan lereng gunung, di mana terletak kota Yerusalem yang dikuasai orang Yebus. Dari sana garis batas itu terus naik ke puncak gunung yang terletak di sebelah barat lembah Hinom dan di ujung utara lembah Refaim.”Yosua 15:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the border went up by the valley of the son of Hinnom unto the south side of the Jebusite; the same is Jerusalem: and the border went up to the top of the mountain that lieth before the valley of Hinnom westward, which is at the end of the valley of the giants northward:”Yosua 15:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 15:8?
Batas Yehuda berlanjut ke Lembah Ben-Hinom, selatan Yebus (Yerusalem), dan naik ke puncak gunung di barat Lembah Hinom. Ini menegaskan bahwa Yerusalem berada di wilayah Yehuda, dan batas yang jelas ini menunjukkan kepemilikan yang sah.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 15:8
Tuhan sering menetapkan batas yang melindungi kita, meski kadang kita tidak mengerti. Seperti halnya batas Yehuda, kita perlu menghormati batas yang Allah beri dalam hidup kita, termasuk batas fisik, emosional, dan spiritual.
Bapa, terima kasih untuk perlindungan-Mu melalui batas-batas yang Engkau tetapkan. Ajari aku hidup dalam batas itu dengan sukacita. Amin.