En-Gedi dan kota-kota lain

Yosua 15:62

Batas dan Kota-kota Yehuda

Nibsan, Kota Garam, dan En-Gedi; enam kota dengan desa-desanya.

Yosua 15:62 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yosua 15:62?

Ayat ini melanjutkan daftar kota di padang belantara, termasuk Nibsan, Kota Garam, dan En-Gedi. Ini menegaskan bahwa wilayah Yehuda meluas sampai ke daerah yang sangat kering dan terpencil, menunjukkan keseluruhan warisan yang diberikan Tuhan.

Latar belakang

Kota-kota di padang belantara

Ayat ini melanjutkan daftar kota di padang belantara Yehuda: Nibsan, Kota Garam, dan En-Gedi. En-Gedi terkenal sebagai sumber air dan tempat perlindungan.

Di mana

En-Gedi

Oasis di tepi barat Laut Mati

Kapan

~1400 SM

Pembagian Tanah Perjanjian

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penaklukan Kanaan
Zaman Hakim-hakim
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Yosua

Sejarawan Israel, ~abad 5 SM

U

Kepada

Umat Israel

Penerima catatan sejarah perjanjian

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נִבְשָׁן

Nibshan · Nibsan

mungkin 'tanah subur' atau 'tempat yang ditumbuhi rumput'

מֶלַח

melakh · Garam

garam, melambangkan perjanjian dan kekekalan

עֵין גֶּדִי

En-Gedi · En-Gedi

mata air anak kambing, oasis dengan air melimpah

Melakh (garam) dan En (mata air) menunjukkan kontras: tempat kering yang asin, tetapi ada sumber air. Allah memberi keseimbangan hidup bahkan di gurun.

Tahukah kamu

Kota Garam: dekat Laut Mati

Kota Garam mungkin dinamai karena dekat dengan Laut Mati yang asin. Di sana garam melimpah, dan kota ini mungkin menjadi sumber garam bagi Israel.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 15:62

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yosua 15:62

✕  Sering dikira

Kota Garam berarti kota yang penuh garam meja

✓  Yang sebenarnya

Kota Garam mungkin karena dekat Laut Mati yang asin, bukan tambang garam.

✕  Sering dikira

En-Gedi tidak penting dalam sejarah

✓  Yang sebenarnya

En-Gedi adalah tempat Daud bersembunyi dan terkenal karena mata airnya.

Renungan

Renungan Singkat Yosua 15:62

Kadang kita merasa hidup 'di padang belantara'—kering dan tidak produktif. Namun seperti kota-kota ini, ada berkat tersembunyi yang bisa ditemukan jika kita mau bertahan.

Ya Tuhan, beri aku mata untuk melihat kebaikan-Mu bahkan di tempat yang paling sepi. Amin.