Pembagian Warisan yang Adil
Yosua 14:4
Warisan yang Dijanjikan
“Sebab, keturunan Yusuf berjumlah dua suku, yaitu Manasye dan Efraim. Karena itu, tidak ada bagian yang diberikan kepada suku Lewi di negeri itu, selain kota-kota untuk didiami, dengan tanah-tanah penggembalaan untuk ternak dan hewan mereka.”Yosua 14:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab bani Yusuf merupakan dua suku, Manasye dan Efraim. Maka kepada orang Lewi tidak diberikan bagiannya di negeri itu, selain dari kota-kota untuk didiami, dengan tanah Yosua 14.5–9 68 penggembalaannya untuk ternak dan hewan mereka.”Yosua 14:4 · TB
Terjemahan Baru
“(14:3)”Yosua 14:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Keturunan Yusuf terdiri dari dua suku, yaitu Manasye dan Efraim. Masing-masing suku menerima tanah warisan, sedangkan suku Lewi tidak mendapat tanah warisan selain kota-kota untuk mereka tempati dan padang rumput di sekitarnya untuk menggembalakan ternak mereka.”Yosua 14:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For the children of Joseph were two tribes, Manasseh and Ephraim: therefore they gave no part unto the Levites in the land, save cities to dwell in, with their suburbs for their cattle and for their substance.”Yosua 14:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 14:4?
Keturunan Yusuf menjadi dua suku (Manasye dan Efraim), sehingga total dua belas suku tetap ada. Suku Lewi tidak menerima bagian tanah, hanya kota-kota dan tanah penggembalaan untuk ternak mereka, sesuai perintah Tuhan.
Latar belakang
Mengapa Suku Lewi Tidak Dapat Warisan
Ayat ini menjelaskan bahwa dua suku Yusuf (Manasye dan Efraim) menerima bagian masing-masing, sehingga suku Lewi tidak mendapat wilayah pusaka. Mereka hanya diberi kota-kota untuk tinggal dan padang penggembalaan, seperti yang sudah diatur Musa.
Di mana
Dataran Moab
Saat pencatatan sejarah di tempat penulisan, mungkin di Gilgal atau Silo.
Kapan
~1400 SM
Perebutan Kanaan
Yang berbicara
Penulis Yosua
Penulis alkitab, tradisional Yosua, mencatat sejarah Israel.
Kepada
Pembaca Alkitab
Orang yang mencari kebenaran dan hikmat.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כִּי
ki · sebab
kata sambung yang menunjukkan alasan atau penjelasan
שְׁנֵי מַטּוֹת
shenei matot · dua suku
dua batang tongkat, metafora untuk dua kelompok suku
מִגְרָשׁ
migrash · tanah penggembalaan
padang rumput untuk ternak, biasanya di sekitar kota
Kata 'sebab' menghubungkan keputusan TUHAN dengan konsekuensi praktis: karena Yusuf diberkati dua bagian, suku Lewi mendapat peran imam tanpa tanah, menunjukkan keseimbangan dalam pemberian warisan.
Tahukah kamu
Peran Khusus Suku Lewi
Suku Lewi tidak mendapat tanah karena mereka dikhususkan untuk pelayanan Tuhan, namun mereka tetap diberi 48 kota yang tersebar di seluruh Israel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 14:4
Bilangan 35:2
kota Lewi
“Perintahkanlah kepada orang Israel, supaya dari milik pusakanya mereka memberikan kota-kota kepada orang Lewi untuk didiami.”
Kejadian 48:5
dua suku Yusuf
“Maka sekarang kedua anakmu yang lahir bagimu di tanah Mesir itu adalah milikku; Efraim dan Manasye sama seperti Ruben dan Simeon.”
Ulangan 18:1
tanpa warisan
“Imam-imam orang Lewi, seluruh suku Lewi, tidak akan mendapat bagian milik pusaka bersama-sama orang Israel; mereka akan makan dari korban api-apian TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 14:4
✕ Sering dikira
Mengira suku Lewi dihukum karena tidak mendapat tanah.
✓ Yang sebenarnya
Justru mereka dipilih untuk pelayanan kudus, dan Tuhan sendiri adalah bagian mereka.
✕ Sering dikira
Mengira jumlah suku Yusuf tidak lazim, padahal ini sudah direncanakan sejak Yakub memberkati kedua anak Yusuf.
✓ Yang sebenarnya
Adopsi Efraim dan Manasye oleh Yakub memang menjadikan mereka dua suku, menggantikan satu suku Yusuf.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 14:4
Setiap orang punya peran berbeda dalam rencana Allah. Suku Lewi melayani Tuhan, sementara suku lain menggarap tanah. Demikian pula dalam tubuh Kristus, kita masing-masing punya panggilan unik. Syukuri peranmu dan kerjakan dengan setia.
Tuhan, mampukan aku untuk menjalani panggilanku dengan rendah hati, baik dalam pelayanan maupun pekerjaan sehari-hari. Amin.