Seruan Minta Tolong Gibeon
Yosua 10:6
Matahari Berhenti Demi Israel
“Orang-orang Gibeon mengutus orang kepada Yosua, ke tempat perkemahannya di Gilgal, dengan pesan, “Janganlah menarik tanganmu dari hamba-hambamu ini. Datanglah dengan segera kepada kami, selamatkanlah dan tolonglah kami, sebab semua raja orang Amori yang tinggal di pegunungan telah bersatu melawan kami.””Yosua 10:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu orang-orang Gibeon itu menyuruh orang kepada Yosua, ke tempat perkemahan di Gilgal, mengatakan: Yosua 10.7–11 47 "Jangan menarik tanganmu dari pada hamba-hambamu ini. Datanglah dengan segera kepada kami, lepaskanlah kami dan bantulah kami, sebab semua raja orang Amori, yang diam di pegunungan, telah bergabung melawan kami."”Yosua 10:6 · TB
Terjemahan Baru
“Orang-orang Gibeon mengirim berita ini kepada Yosua di perkemahan di Gilgal, "Jangan biarkan kami sendirian, Tuan! Datanglah segera membantu kami, sebab tentara dari semua raja Amori di daerah pegunungan sudah bergabung melawan kami!"”Yosua 10:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang-orang Gibeon pun mengirim pesan kepada Yosua di perkemahan di Gilgal, “Tuan, janganlah membiarkan hamba-hambamu ini! Segeralah datang menyelamatkan kami. Tolong! Semua raja bangsa Amori yang tinggal di pegunungan sudah bergabung untuk menyerang kami.””Yosua 10:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the men of Gibeon sent unto Joshua to the camp to Gilgal, saying, Slack not thy hand from thy servants; come up to us quickly, and save us, and help us: for all the kings of the Amorites that dwell in the mountains are gathered together against us.”Yosua 10:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 10:6?
Orang Gibeon mengirim pesan memohon pertolongan kepada Yosua di Gilgal. Mereka mengakui hubungan mereka dengan Israel dan meminta Yosua untuk segera datang menyelamatkan mereka, karena semua raja Amori bersatu melawan mereka.
Latar belakang
Permohonan Darurat
Orang Gibeon mengirim pesan kepada Yosua di Gilgal, memohon agar dia segera datang membantu. Mereka menyebut diri 'hamba-hambamu' untuk mengingatkan Yosua akan ikatan perjanjian yang telah dibuat.
Di mana
Gilgal
Perkemahan Israel, dekat Sungai Yordan
Kapan
~1400 SM
Penaklukan Kanaan
Yang berbicara
Utusan Gibeon
Perwakilan penduduk Gibeon yang ketakutan
Kepada
Yosua
Pemimpin Israel, panglima perang
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אַל־תֶּרֶף
al-teref · janganlah menarik
jangan melepaskan, jangan mengendurkan (tangan)
הוֹשִׁיעָה
hosyiah · selamatkanlah
tolong, berikan keselamatan
עָזְרָה
ozrah · tolonglah
bantu, berikan pertolongan
Kata-kata ini menunjukkan permohonan yang mendesak dan emosional: jangan mengendurkan tangan, selamatkan, tolong — menekankan kebutuhan mendesak akan intervensi langsung.
Tahukah kamu
Hamba dan Perjanjian
Kata 'hamba' di sini bukan sekadar basa-basi, tetapi mengingatkan Yosua bahwa mereka adalah sekutu yang terikat perjanjian, jadi ia wajib menolong.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 10:6
Mazmur 50:15
seruan minta tolong
“Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.”
Yosua 9:15
perjanjian yang mengikat
“Maka Yosua mengadakan persahabatan dengan mereka dan mengikat perjanjian dengan mereka, bahwa ia akan membiarkan mereka hidup.”
Mazmur 44:26
minta tolong kepada pemimpin
“Bangunlah sebagai penolong kami, dan tebuslah kami oleh karena kasih setia-Mu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 10:6
✕ Sering dikira
Menganggap Gibeon hanya meminta bantuan karena takut, tanpa dasar perjanjian.
✓ Yang sebenarnya
Mereka meminta bantuan karena Yosua telah mengikat perjanjian damai, jadi ini panggilan untuk memenuhi komitmen.
✕ Sering dikira
Mengira Yosua bisa mengabaikan permintaan ini karena Gibeon bukan bagian dari Israel.
✓ Yang sebenarnya
Perjanjian itu mengikat, dan Yosua segera merespons karena dia menghormati janji yang dibuat.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 10:6
Ini mengajarkan kita untuk tidak malu meminta bantuan saat kesulitan. Seperti Gibeon memanggil Yosua, kita dapat datang kepada Tuhan dalam doa dan meminta pertolongan-Nya. Tuhan kita adalah penolong yang setia dan selalu siap mendengar.
Bapa, ajar saya untuk rendah hati dalam meminta pertolongan-Mu dan juga kepada saudara seiman ketika saya menghadapi situasi yang berat. Amin.