Para penyelidik mengulangi pertanyaan yang sama
Yohanes 9:26
Terang Membuka Mata yang Buta
“Mereka berkata kepadanya, “Apa yang Dia lakukan kepadamu? Bagaimana Dia membuka matamu?””Yohanes 9:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata mereka kepadanya: "Apakah yang diperbuat-Nya padamu? Bagaimana Ia memelekkan matamu?"”Yohanes 9:26 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu mereka berkata lagi kepadanya, "Ia berbuat apa kepadamu? Bagaimana Ia membuat engkau melihat?"”Yohanes 9:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu mereka bertanya lagi, “Apa yang dia perbuat terhadap kamu? Bagaimana dia membuat matamu bisa melihat?””Yohanes 9:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then said they to him again, What did he to thee? how opened he thine eyes?”Yohanes 9:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 9:26?
Orang-orang Farisi mengulangi pertanyaan yang sama, mungkin berharap mendapat jawaban yang berbeda atau mencari alasan untuk menjatuhkan Yesus. Namun, orang itu menjawab dengan nada agak heran, karena mereka sepertinya tidak mau menerima jawaban yang sudah diberikan.
Latar belakang
Pertanyaan yang sama untuk ketiga kalinya
Para penyelidik mengulangi pertanyaan yang persis sama: Apa yang Dia lakukan kepadamu? Bagaimana Dia membuka matamu? Ini adalah tanda frustrasi — mereka tidak mendapatkan jawaban yang mereka inginkan, jadi mereka mencoba lagi. Tapi strategi ini justru membuka celah bagi respons tajam dari orang yang sembuh.
Di mana
Yerusalem
Di hadapan majelis penyelidik
Kapan
~30 M
Interogasi yang berputar tanpa kemajuan
Yang berbicara
Para pemimpin agama Yahudi
Bertanya ulang dengan harapan mendapat jawaban berbeda
Kepada
Orang yang tadinya buta
Sudah menjawab dua kali, kini diminta menjawab lagi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
τί ἐποίησέν σοι
Apa yang Dia lakukan kepadamu · what did he do
Pertanyaan yang sama seperti di ayat 10 dan 15 — pengulangan menunjukkan keputusasaan penyelidik
πῶς
Bagaimana · how
Pōs — pertanyaan metode yang sama; mereka masih tidak punya penjelasan yang memuaskan mereka
ἤνοιξέν
membuka/mencelikkan · opened
Anoigō — membuka dari kondisi tertutup; kata yang diulang terus dari ayat 10, 14, 17, 21, 26, 30
Kata 'membuka' (anoigō) diulang tujuh kali dalam pasal ini — Yohanes menggunakan pengulangan ini untuk menekankan bahwa kesembuhan ini nyata dan tidak bisa dibantah.
Tahukah kamu
Teknik interogasi 'tanya berulang' untuk menemukan inkonsistensi
Para penyelidik berharap orang yang ditekan berulang kali akan akhirnya memberikan detail yang berbeda atau mengubah ceritanya. Tapi orang ini konsisten — justru konsistensinya itu yang membuat penyelidik makin frustrasi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 9:26
Amsal 26:11
Ironi pengulangan pertanyaan yang sama sambil mengharapkan hasil berbeda
“Seperti anjing kembali ke muntahnya, demikianlah orang bebal yang mengulangi kebodohannya.”
Yohanes 9:15
Pola pertanyaan berulang sudah dimulai sejak awal investigasi
“Karena itu, orang-orang Farisi sekali lagi menanyakan kepada orang itu bagaimana dia dapat melihat.”
Kisah Para Rasul 4:7
Penyelidik agama sama-sama mengajukan pertanyaan berulang tentang sumber kuasa yang tidak bisa mereka terima
“Dengan kuasa manakah atau dengan nama siapakah kamu melakukan ini?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 9:26
✕ Sering dikira
'Para penyelidik bertanya ulang karena belum mendapat penjelasan yang cukup'
✓ Yang sebenarnya
Mereka sudah mendapat penjelasan yang jelas berkali-kali; pengulangan ini menunjukkan mereka tidak puas dengan jawaban yang ada, bukan karena kekurangan informasi
✕ Sering dikira
'Orang yang sembuh bingung karena ditanya berulang'
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya — pengulangan ini membuat dia makin berani merespons dengan balik bertanya di ayat 27
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 9:26
Saat orang bertanya tentang imanmu, seringkali mereka bukan mencari informasi, tetapi mencari kelemahan. Tetaplah jujur dan sederhana dalam bersaksi, tanpa merasa perlu membela diri.
Ya Bapa, berikan aku ketenangan dan kejujuran saat aku bersaksi tentang-Mu, walau di hadapan orang yang meragukan, Amin.