Pertanyaan yang sama, audiens yang lebih keras
Yohanes 9:15
Terang Membuka Mata yang Buta
“Karena itu, orang-orang Farisi sekali lagi menanyakan kepada orang itu bagaimana dia dapat melihat. Dia berkata kepada mereka, “Dia mengoleskan adukan tanah ke mataku, dan aku membasuh diri dan aku dapat melihat.””Yohanes 9:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena itu orang-orang Farisipun bertanya kepadanya, bagaimana matanya menjadi melek. Jawabnya: "Ia mengoleskan adukan tanah pada mataku, lalu aku membasuh diriku, dan sekarang aku dapat melihat."”Yohanes 9:15 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka juga bertanya kepadanya bagaimana ia dapat melihat. Ia menjawab, "Dia menaruh lumpur di mata saya, lalu saya membersihkannya dan saya bisa melihat."”Yohanes 9:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jadi orang-orang Farisi itu juga bertanya kepadanya, “Bagaimana caranya kamu bisa melihat?” Dia menjawab, “Yesus mengoleskan lumpur pada kelopak mata saya, lalu saya pergi mencucinya, dan sekarang saya bisa melihat.””Yohanes 9:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then again the Pharisees also asked him how he had received his sight. He said unto them, He put clay upon mine eyes, and I washed, and do see.”Yohanes 9:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 9:15?
Orang Farisi menanyai orang yang tadinya buta itu tentang cara matanya dicelikkan. Dia menjawab dengan jujur: Yesus mengoleskan lumpur di matanya, lalu dia membasuh diri dan bisa melihat. Jawabannya sederhana dan faktual.
Latar belakang
Interogasi pertama oleh Farisi
Orang Farisi mengulangi pertanyaan yang sama yang sudah ditanyakan para tetangga, tapi dengan konteks yang berbeda — ini bukan rasa ingin tahu biasa, ini investigasi resmi. Orang yang sembuh itu memberikan jawaban yang lebih ringkas dari sebelumnya: dia oleskan, aku basuh, aku bisa melihat.
Di mana
Yerusalem
Di hadapan majelis orang Farisi
Kapan
~30 M
Investigasi Farisi atas mujizat hari Sabat
Yang berbicara
Orang yang tadinya buta
Menjawab pertanyaan Farisi dengan ringkas dan to the point
Kepada
Orang-orang Farisi
Otoritas agama yang menyelidiki klaim kesembuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πάλιν
sekali lagi · again
Palin — berulang, lagi; menunjukkan pengulangan pertanyaan yang sama oleh audiens berbeda
ἠρώτων
menanyakan · asked
Erōtaō (imperfect) — terus bertanya; bentuk imperfect menunjukkan penyelidikan yang berlangsung
βλέπω
aku dapat melihat · I see
Blepō — melihat sekarang, aktif saat ini; berbeda dari horaō yang lebih berarti 'memahami'
Dia berkata 'aku dapat melihat' (blepō) sekarang — sederhana, singkat, tidak bisa dibantah. Semakin sederhana kesaksiannya, semakin sulit dibantah.
Tahukah kamu
Jawaban yang semakin singkat menunjukkan kepercayaan diri
Bandingkan jawaban di ayat 11 (panjang, detail) dengan jawaban di ayat 15 (sangat ringkas). Orang ini semakin percaya diri dalam menceritakan kisahnya, tidak gentar meskipun berhadapan dengan otoritas yang lebih besar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 9:15
Kisah Para Rasul 4:14
Bukti hidup membuat penguasa agama sulit membantah
“Karena mereka melihat orang yang disembuhkan itu berdiri di sana di samping mereka, mereka tidak dapat berkata apa-apa untuk membantahnya.”
Yohanes 9:25
Versi paling ringkas dari kesaksian yang sama — kepercayaan diri orang ini meningkat
“...satu hal yang aku tahu, sebelumnya aku buta, tetapi sekarang aku melihat.”
Mazmur 118:17
Tekad bersaksi tentang pekerjaan Allah meskipun menghadapi tekanan
“Aku tidak akan mati, tetapi akan hidup, dan menceritakan pekerjaan-pekerjaan TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 9:15
✕ Sering dikira
'Orang ini gugup dan tidak konsisten dalam kesaksiannya'
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya — kesaksiannya konsisten tapi semakin ringkas dan percaya diri; tidak ada kontradiksi dalam tiga versi yang dia ceritakan
✕ Sering dikira
'Farisi bertanya dengan niat baik dan terbuka'
✓ Yang sebenarnya
Konteks menunjukkan ini investigasi yang sudah punya kesimpulan awal — terbukti dari reaksi keras mereka berikutnya
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 9:15
Kesaksian tidak perlu rumit; cukup ceritakan apa yang Yesus lakukan dalam hidupmu dengan jujur dan apa adanya.
Tuhan, mampukan aku bersaksi dengan sederhana dan jujur tentang kebaikan-Mu. Amin.