Apakah kamu mau jadi murid-Nya juga?

Yohanes 9:27

Terang Membuka Mata yang Buta

Dia menjawab mereka, “Aku sudah mengatakannya kepadamu, tetapi kamu tidak mau mendengarkannya; mengapa kamu ingin mendengarkannya lagi? Apakah kamu ingin menjadi murid-Nya juga?”

Yohanes 9:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yohanes 9:27?

Orang itu menjadi berani dan sedikit sarkastis. Dia menanyakan mengapa mereka ingin mendengar lagi, dan menyinggung apakah mereka ingin menjadi murid Yesus. Ini menunjukkan keberanian yang tumbuh setelah mengalami pemulihan dari Yesus.

Latar belakang

Mantan pengemis buta mengejek para sarjana agama

Setelah ditanya hal yang sama berkali-kali, orang ini kehilangan kesabaran — tapi dengan cara yang cerdas. 'Sudah kukatakan, tapi kamu tidak mau dengar. Mengapa mau dengar lagi? Apa kamu mau jadi murid-Nya juga?' Ini sarkasme yang tajam, dan para penyelidik langsung marah.

Di mana

Yerusalem

Di hadapan majelis penyelidik

Kapan

~30 M

Orang yang sembuh mulai membalik situasi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Para penyelidik mengulang pertanyaan untuk ketiga kali
Para penyelidik marah dan mulai menghina
Kamu di sini
O

Yang berbicara

Orang yang tadinya buta

Balik menyerang penyelidik dengan pertanyaan yang mengejutkan

P

Kepada

Para pemimpin agama Yahudi

Penyelidik yang sudah mengulangi pertanyaan berkali-kali

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

καὶ ὑμεῖς θέλετε αὐτοῦ μαθηταὶ γενέσθαι

apakah kamu ingin menjadi murid-Nya juga · you also want to become

Pertanyaan sarkastis yang membalik situasi — penyelidik jadi yang diselidiki

εἶπον ὑμῖν

sudah mengatakannya kepadamu · told you

Aorist — sudah selesai dikatakan; penekanan bahwa dia sudah menjawab dan penyelidik yang tidak mau mendengar

ἀκούειν

mendengarkan · listen

Akouō — mendengar dengan perhatian dan menerima; berbeda dari sekadar mendengar suara

Dari pengemis yang pasif ke juru bicara yang aktif mempertanyakan motivasi para elit — transformasi keberanian orang ini mencerminkan apa yang terjadi saat seseorang mengalami sentuhan Yesus.

Tahukah kamu

Pertanyaan sarkastis yang menunjukkan keberanian luar biasa

Seorang pengemis buta — posisi sosial terendah — berani mempertanyakan apakah para elit agama Yahudi mau jadi pengikut Yesus. Di masyarakat hirarki ketat seperti itu, ini adalah tindakan yang sangat berani dan tidak terduga.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 9:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yohanes 9:27

✕  Sering dikira

'Orang ini tidak sopan dan seharusnya lebih hormat kepada pemimpin agama'

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, keberanian berbicara kebenaran di hadapan otoritas yang menindas adalah nilai yang Yesus sendiri ajarkan dan praktikkan

✕  Sering dikira

'Pertanyaan ini menunjukkan dia membenci para Farisi'

✓  Yang sebenarnya

Pertanyaannya membuka kemungkinan mereka pun bisa menjadi murid — ini bukan serangan, tapi undangan yang dikemas dalam sarkasme

Renungan

Renungan Singkat Yohanes 9:27

Pengalaman bersama Yesus memberi keberanian untuk berbicara. Jangan takut untuk mempertanyakan motivasi orang yang bertanya tentang imanmu, terutama jika pertanyaan itu hanya untuk menjebak.

Tuhan Yesus, berani aku untuk bersaksi dan bahkan menantang mereka yang bertanya dengan maksud jahat, Amin.