Engkau orang Samaria dan kerasukan roh jahat!
Yohanes 8:48
Terang Dunia dan Kebebasan Sejati
“Orang-orang Yahudi menjawab Yesus dan berkata kepada-Nya, “Benar bukan kalau kami mengatakan bahwa Engkau adalah orang Samaria dan Engkau kerasukan roh jahat?””Yohanes 8:48 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang-orang Yahudi menjawab Yesus: "Bukankah benar kalau kami katakan bahwa Engkau orang Samaria dan kerasukan setan?"”Yohanes 8:48 · TB
Terjemahan Baru
“Orang-orang Yahudi itu menjawab Yesus, "Bukankah benar kata kami bahwa Engkau orang Samaria yang kemasukan setan?"”Yohanes 8:48 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu para pemimpin Yahudi itu langsung menghina Dia, “Kamu adalah orang Samaria yang sudah gila dan kerasukan setan!””Yohanes 8:48 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then answered the Jews, and said unto him, Say we not well that thou art a Samaritan, and hast a devil?”Yohanes 8:48 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 8:48?
Orang-orang Yahudi menghina Yesus dengan menyebut-Nya orang Samaria (yang dianggap rendah) dan kerasukan roh jahat. Ini menunjukkan penolakan mereka terhadap Yesus yang berbicara kebenaran.
Latar belakang
Ketika argumen habis, serangan personal dimulai
Mereka tidak bisa menjawab argumen Yesus, jadi mereka beralih ke serangan identitas: 'Engkau orang Samaria!' — hinaan terbesar bagi orang Yahudi. Ditambah 'kerasukan roh jahat' — mencoba mendiskreditkan sumber pengajaran-Nya. Kedua serangan ini adalah sinyal: mereka kehabisan argumen.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Pelataran Bait Allah
Kapan
~30 M
Serangan personal sebagai respons terhadap argumen yang kalah
Yang berbicara
Orang-orang Yahudi
Yang marah dan menyerang Yesus secara personal
Kepada
Yesus
Yang baru saja menuduh asal-usul rohani mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Σαμαρίτης
Orang Samaria · Samaritan
Hinaan etnis dan agama — orang Yahudi menganggap orang Samaria sebagai pemberontak yang tidak murni
δαιμόνιον
Roh jahat / setan · demon
Upaya mendiskreditkan: mengatakan sumber pengajaran Yesus bukan Allah tapi roh jahat
οὐ καλῶς λέγομεν
Benar bukan kalau kami mengatakan · do we not say rightly
Mereka memvalidasi tuduhan sebelumnya — merasa tuduhan ini terbukti oleh perkataan Yesus
Σαμαρίτης (Samaria) dan δαιμόνιον (kerasukan) — dua serangan ad hominem yang menggantikan argumen yang sudah mereka kehabisan. Ini tanda bahwa debat intelektual sudah berakhir dan emosi mengambil alih.
Tahukah kamu
Orang Samaria — hinaan terbesar
Bagi orang Yahudi abad ke-1, menyebut seseorang 'orang Samaria' adalah hinaan tertinggi — berarti orang yang telah mencampur agama Yahudi dengan penyembahan berhala, orang yang najis, orang yang dikucilkan dari komunitas. Ini setara dengan mengatakan: 'Kamu bukan salah satu dari kami dan tidak sah secara agama.'
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 8:48
Yohanes 7:20
Tuduhan kerasukan sudah pernah dilontarkan sebelumnya — bukan hal baru
“Orang banyak itu menjawab: 'Engkau kerasukan setan! Siapakah yang berusaha membunuh Engkau?'”
Markus 3:22
Tuduhan yang sama dilontarkan oleh para pemimpin agama terhadap Yesus
“Para ahli Taurat yang datang dari Yerusalem berkata bahwa Ia kerasukan Beelzebul dan mengusir setan dengan penghulu setan.”
Matius 10:25
Yesus sudah memperingatkan murid-murid bahwa mereka akan dituduh seperti Dia
“Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi seperti gurunya... Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 8:48
✕ Sering dikira
Yesus memang memiliki darah Samaria atau berasal dari Samaria
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah tuduhan penghinaan, bukan fakta. Yesus dari Nazaret, Galilea — dari suku Yehuda melalui garis keturunan Daud
✕ Sering dikira
Serangan ini menunjukkan argumen mereka sebenarnya kuat tapi Yesus yang salah
✓ Yang sebenarnya
Sebaliknya — serangan personal (ad hominem) adalah tanda klasik bahwa seseorang tidak bisa menjawab argumen
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 8:48
Saat kita membela kebenaran, mungkin kita juga dihina atau disalahpahami. Tetaplah setia, karena Yesus juga mengalami hal yang sama; Dia tidak membalas dengan kebencian.
Tuhan, beri aku keteguhan hati saat dihina karena kebenaran. Tolong aku untuk merespons dengan kasih, bukan dendam. Amin.