Satu Bapa, yaitu Allah
Yohanes 8:41
Terang Dunia dan Kebebasan Sejati
“Jadi, kamu hanya melakukan apa yang dilakukan bapamu sendiri.” Mereka berkata kepada-Nya, “Kami tidak dilahirkan dari hasil perzinaan. Kami memiliki satu Bapa, yaitu Allah.””Yohanes 8:41 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kamu mengerjakan pekerjaan bapamu sendiri." Jawab mereka: "Kami tidak dilahirkan dari zinah. Bapa kami satu, yaitu Allah."”Yohanes 8:41 · TB
Terjemahan Baru
“Kalian melakukan apa yang dilakukan oleh bapakmu sendiri." Jawab mereka, "Kami bukan anak-anak haram. Bapa kami hanya satu, yaitu Allah sendiri."”Yohanes 8:41 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jadi sudah jelas bahwa kalian bukan keturunan Abraham, karena kalian mengikuti contoh bapak lain.” Orang-orang Yahudi itu pun menjawab, “Kami ini bukan anak-anak haram! Kami adalah anak dari satu Bapa yang sejati, yaitu Allah.””Yohanes 8:41 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Ye do the deeds of your father. Then said they to him, We be not born of fornication; we have one Father, even God.”Yohanes 8:41 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 8:41?
Yesus menyatakan bahwa mereka melakukan perbuatan bapa mereka yang sebenarnya, yaitu Iblis, bukan Allah. Mereka membalas dengan menuduh Yesus lahir dari perzinaan dan mengklaim Allah sebagai Bapa mereka, tetapi klaim itu tidak terbukti dari sikap mereka.
Latar belakang
Klaim yang meningkat
Mereka mengubah klaim: bukan lagi 'Abraham adalah bapa kami' tapi 'kami memiliki satu Bapa, yaitu Allah.' Ini klaim teologis tertinggi bagi orang Yahudi. Dan secara implisit, mereka mungkin menyinggung Yesus: mereka tidak lahir dari perzinaan (mungkin menyindir tentang kelahiran Yesus yang dianggap mencurigakan). Argumentasi menjadi personal.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Pelataran Bait Allah
Kapan
~30 M
Puncak klaim tentang Bapa mereka
Yang berbicara
Orang-orang Yahudi (dan Yesus)
Dialog yang semakin memanas tentang asal-usul rohani
Kepada
Kerumunan di Bait Allah
Yang menyaksikan debat yang semakin tajam
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πορνείας
Perzinaan / percabulan · fornication
Dalam konteks ini kemungkinan sindiran tentang kelahiran Yesus yang dianggap tidak sah
ἕνα πατέρα
Satu Bapa · one Father
Klaim monoteistis Yahudi: hanya ada satu Allah, dan Dia adalah Bapa mereka
τὸν θεόν
Allah · God
Dengan artikel 'the God' — spesifik, bukan sebarang konsep ketuhanan
Klaim ἕνα πατέρα τὸν θεόν (satu Bapa, yaitu Allah) adalah klaim tertinggi dalam teologi Yahudi — dan serangan implisit terhadap legitimasi Yesus melalui sindirian tentang πορνείας.
Tahukah kamu
Sindiran tentang kelahiran Yesus?
Kalimat 'Kami tidak dilahirkan dari hasil perzinaan' hampir pasti adalah sindiran tentang Yesus — yang dianggap sebagai anak di luar nikah oleh banyak orang Yahudi (karena Maria hamil sebelum menikah resmi dengan Yusuf). Mereka menyerang legitimasi Yesus secara personal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 8:41
Maleakhi 2:10
Tradisi Yahudi yang menyebut Allah sebagai Bapa kolektif umat Israel
“Bukankah kita semua mempunyai Bapa yang satu? Bukankah kita semua diciptakan oleh Allah yang satu?”
Yesaya 63:16
Dalam PL, Israel mengakui Allah sebagai Bapa — klaim yang mereka gunakan di sini
“Sebab Engkaulah Bapa kami, walaupun Abraham tidak mengenal kami... Engkau, TUHAN, adalah Bapa kami.”
Lukas 1:34-35
Konteks kelahiran Yesus yang bisa disalahpahami sebagai tidak sah oleh yang tidak menerima penjelasan ilahi
“Kata Maria kepada malaikat itu: 'Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 8:41
✕ Sering dikira
Klaim 'kami tidak lahir dari perzinaan' tidak ada hubungannya dengan Yesus
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks perdebatan yang semakin personal, ini hampir pasti adalah serangan personal terhadap legitimasi kelahiran Yesus
✕ Sering dikira
Klaim bahwa Allah adalah Bapa mereka adalah klaim yang Yesus akan setujui sepenuhnya
✓ Yang sebenarnya
Yesus justru akan membantah ini di ayat 42: kalau Allah benar-benar Bapa mereka, mereka akan mengasihi Yesus
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 8:41
Kita sering mengklaim hubungan dengan Allah, tetapi perbuatan kita bisa menunjukkan sebaliknya. Mari pastikan hidup kita benar-benar mencerminkan karakter Bapa sorgawi, bukan karakter dunia.
Bapa yang kudus, murnikan hidupku agar setiap tindakanku menunjukkan bahwa Engkau adalah Bapaku. Amin.