Perpecahan pendapat: Nabi? Kristus? Penyesat?
Yohanes 7:40
Perayaan Besar dan Kontroversi di Yerusalem
“Ketika mereka mendengar perkataan itu, beberapa dari mereka berkata, “Orang ini benar-benar seorang Nabi.””Yohanes 7:40 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Beberapa orang di antara orang banyak, yang mendengarkan perkataan- perkataan itu, berkata: "Dia ini benar-benar nabi yang akan datang."”Yohanes 7:40 · TB
Terjemahan Baru
“Banyak orang mendengar apa yang dikatakan oleh Yesus, dan di antara mereka ada yang berkata, "Orang ini pasti Nabi itu!"”Yohanes 7:40 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sebagian dari orang banyak yang mendengar perkataan-perkataan Yesus itu berkata, “Dia benar-benar nabi yang kita nanti-nantikan, yang sudah dijanjikan untuk menggantikan Musa.””Yohanes 7:40 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Many of the people therefore, when they heard this saying, said, Of a truth this is the Prophet.”Yohanes 7:40 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 7:40?
Setelah mendengar perkataan Yesus, sebagian orang mulai mengenali Dia sebagai Nabi, seperti yang dijanjikan dalam Ulangan 18. Ini menunjukkan bahwa ajaran dan kuasa Yesus membuat banyak orang bertanya-tanya tentang identitas-Nya yang sebenarnya.
Latar belakang
Satu seruan, tiga respons berbeda
Setelah seruan dramatis Yesus tentang air hidup, orang banyak langsung terbagi. Ada yang bilang 'Dia adalah Nabi' (yang dimaksud kemungkinan nabi seperti Musa di Ul 18:15), ada yang langsung menyimpulkan 'Dia adalah Kristus', dan ada yang meragukan karena masalah asal-usul dari Galilea.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Reaksi beragam setelah seruan tentang air hidup
Kapan
~30 M
Reaksi publik terhadap seruan Yesus
Yang berbicara
Orang banyak di festival
Peziarah dengan berbagai latar belakang dan pendapat
Kepada
Sesama orang banyak
Yang semuanya baru mendengar seruan Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
προφήτης
prophetes · Prophet
nabi — dengan artikel tertentu, merujuk ke nabi eskatologis yang dijanjikan
ἀκούσαντες
akousantes · heard
mendengar — setelah mendengar, baru berpendapat
ἔλεγον
elegon · said
berkata — imperfek, perdebatan yang berlangsung terus
Satu kata dari Yesus memicu perdebatan yang terus-menerus (elegon — imperfek): inilah kekuatan perkataan-Nya yang memaksa setiap orang untuk bersikap.
Tahukah kamu
Nabi seperti Musa: ekspektasi yang spesifik
Dalam Ulangan 18:15, Musa menjanjikan akan datang 'nabi seperti aku'. Banyak orang Yahudi abad pertama menantikan nabi eskatologis ini — bukan Mesias raja, tapi nabi pembebas seperti Musa. Beberapa pikir Yohanes Pembaptis, yang lain pikir orang lain. Kini sebagian mulai menunjuk Yesus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 7:40
Ulangan 18:15
Nabi yang dijanjikan Musa — yang sebagian orang lihat dalam diri Yesus
“Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh Tuhan Allahmu.”
Yohanes 6:14
Respons yang sama setelah mujizat roti — orang banyak melihat Yesus sebagai Nabi
“Ketika orang-orang itu melihat tanda ajaib yang dilakukan Yesus, mereka berkata: 'Dia ini pasti Nabi yang dijanjikan akan datang ke dunia.'”
Kisah Para Rasul 3:22
Petrus mengidentifikasi Yesus sebagai penggenapan nubuat Musa ini
“Musa telah berkata: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 7:40
✕ Sering dikira
Menyebut Yesus sebagai 'Nabi' berarti mengakui Dia sebagai Mesias
✓ Yang sebenarnya
Di era itu, 'Nabi' dan 'Mesias/Kristus' adalah dua kategori yang berbeda dalam ekspektasi Yahudi — orang di sini masih berdebat mana yang tepat
✕ Sering dikira
Semua orang yang mendengar Yesus di festival ini menjadi percaya
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menunjukkan tiga kelompok dengan pandangan berbeda — yang percaya Dia nabi, yang percaya Dia Kristus, dan yang meragukan-Nya
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 7:40
Ketika kita membaca atau mendengar firman Tuhan, hati kita mungkin digerakkan untuk mengenal Yesus lebih dalam. Jangan berhenti pada sekedar takjub; biarkan pengenalan itu menuntun kita pada iman yang sejati dan ketaatan.
Tuhan, buka mataku untuk mengenal-Mu lebih dalam setiap hari, supaya imanku semakin bertumbuh. Amin.