Hanas mengirim Yesus yang masih terikat ke Kayafas
Yohanes 18:24
Imam Besar Bertanya kepada Yesus
“Lalu, Hanas mengirim Yesus dalam keadaan terikat kepada Imam Besar Kayafas.”Yohanes 18:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka Hanas mengirim Dia terbelenggu kepada Kayafas, Imam Besar itu.”Yohanes 18:24 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian Hanas menyuruh orang membawa Yesus dengan terbelenggu kepada Imam Agung Kayafas.”Yohanes 18:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Hanas mengirim Yesus, masih dalam keadaan terikat, kepada imam besar Kayafas.”Yohanes 18:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now Annas had sent him bound unto Caiaphas the high priest.”Yohanes 18:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 18:24?
Hanas mengirim Yesus yang terikat kepada Kayafas, Imam Besar, melanjutkan proses peradilan yang tidak adil terhadap Yesus.
Latar belakang
Dipindahkan terikat: tidak ada keputusan, hanya serah-terima
Hanas tidak mengambil keputusan — dia meneruskan Yesus ke Kayafas yang menjabat. Ini bisa berarti dua hal: Hanas tidak punya kewenangan untuk memutuskan, atau Hanas sudah mendapat apa yang dia cari dan sekarang lempar bola ke Kayafas. Kata 'terikat' muncul lagi — Yesus berpindah dari satu penguasa ke penguasa lain dalam kondisi diikat.
Di mana
Dari rumah Hanas ke rumah Kayafas, Yerusalem
Perjalanan singkat antar-kediaman imam di Yerusalem
Kapan
~30 M
Transisi ke sidang kedua
Yang berbicara
Yohanes (narator)
Murid yang dikasihi Yesus, saksi mata langsung
Kepada
Pembaca Injil Yohanes
Komunitas Kristen akhir abad pertama
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀπέστειλεν
apesteilen · sent
Mengirim/mengutus; kata yang sama akarnya dengan 'apostle' — ironi, Yesus yang biasa mengutus kini dikirim seperti paket
δεδεμένον
dedemenon · bound
Dalam keadaan terikat (perfect participle) — kondisi yang dibawa dari taman sampai sekarang
Καϊάφαν
Kaiaphan · Caiaphas
Kayafas; Imam Besar yang menjabat, yang sebelumnya sudah menyatakan satu orang harus mati
Kata 'apesteilen' (mengirim) yang akarnya sama dengan 'rasul/diutus' menciptakan ironi: Yesus yang diutus Bapa, kini 'dikirimkan' dari satu penguasa manusia ke yang lain.
Tahukah kamu
Sidang Yesus melanggar banyak aturan Sanhedrin
Menurut Mishnah, sidang kriminal yang berujung hukuman mati: harus dilakukan siang hari, tidak boleh malam hari; harus ada dua hari jeda sebelum eksekusi; tidak boleh di hari sebelum Sabat atau hari raya. Semua aturan ini dilanggar malam itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 18:24
Yohanes 11:50
Kayafas yang menerima Yesus sudah menyatakan vonis sebelumnya
“Lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita.”
Kisah Para Rasul 4:27
Pengakuan bahwa banyak pihak berkomplot melawan Yesus
“Herodes dan Pontius Pilatus, beserta bangsa-bangsa lain dan bangsa Israel, telah berkumpul di kota ini melawan Yesus, Hamba-Mu yang kudus.”
Yesaya 53:7
Gambar korban yang dibawa tanpa perlawanan
“Seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian dan seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 18:24
✕ Sering dikira
Hanas membebaskan Yesus karena tidak terbukti bersalah
✓ Yang sebenarnya
Hanas mengirimkan Yesus ke Kayafas — bukan membebaskan, tapi serah-terima ke otoritas berikutnya
✕ Sering dikira
Ini adalah akhir dari proses persidangan Yesus
✓ Yang sebenarnya
Ini baru awal — dari Kayafas, Yesus masih akan dibawa ke Pilatus untuk sidang dan vonis Romawi
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 18:24
Tuhan mengizinkan kita melalui proses yang tidak adil untuk menggenapi rencana-Nya. Percayalah bahwa di balik penderitaan, ada maksud yang lebih besar.
Bapa, saat aku merasa terjebak dalam situasi yang tidak adil, berikan aku kepercayaan bahwa Engkau memegang kendali atas segalanya. Amin.