Imam Besar menginterogasi Yesus tentang ajaran-Nya
Yohanes 18:19-24
Imam Besar Bertanya kepada Yesus
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Pertanyaan Hanas: memancing pengakuan yang bisa jadi tuduhan
Interogasi ini bukan proses hukum formal — itu percakapan tidak resmi antara Hanas dan Yesus. Hanas menanyai dua hal: murid-murid (apakah ini gerakan yang mengancam?) dan ajaran (apakah ada unsur bid'ah?). Tujuannya kemungkinan untuk mengumpulkan informasi yang bisa dipakai dalam sidang resmi nantinya, atau untuk menekan Yesus supaya mengaku sesuatu yang bisa diputar.
Di mana
Rumah Hanas, Yerusalem
Ruang interogasi di kediaman Hanas
Kapan
~30 M
Interogasi informal sebelum sidang resmi
Yang berbicara
Hanas (Imam Besar de facto)
Mantan Imam Besar yang masih pegang kendali
Kepada
Yesus
Terdakwa yang diikat dan dibawa ke hadapan penguasa
Arti tiap ayat
Penjelasan Yohanes 18:19-24 Ayat per Ayat
Yohanes 18:19
Ini menunjukkan bahwa Yesus sedang diinterogasi oleh Imam Besar Hanas tentang murid-murid-Nya dan pengajaran-Nya, sebagai bagian dari proses peradilan yang tidak adil.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 18:20
Yesus menjawab bahwa Ia mengajar secara terbuka di tempat umum, tidak ada yang sembunyi-sembunyi, sehingga tidak perlu ditanyai secara pribadi.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 18:21
Yesus menantang penanya untuk bertanya kepada orang-orang yang mendengar ajaran-Nya, karena mereka tahu apa yang Dia katakan, menunjukkan bahwa tuduhan-Nya tidak berdasar.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 18:22
Seorang penjaga menampar Yesus karena dianggap tidak sopan menjawab Imam Besar, menunjukkan ketidakadilan dan kekerasan yang dihadapi Yesus.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 18:23
Yesus dengan tenang meminta bukti kesalahan-Nya, menunjukkan bahwa respons yang benar terhadap tuduhan adalah meminta kejelasan, bukan membalas dengan kekerasan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 18:24
Hanas mengirim Yesus yang terikat kepada Kayafas, Imam Besar, melanjutkan proses peradilan yang tidak adil terhadap Yesus.
Arti lengkap, studi kata & renungan →