Kelimpahan susu dan madu di tanah yang sunyi
Yesaya 7:22
Tanda Imanuel dan masa depan Yehuda
“Karena banyaknya susu yang dihasilkan, mereka akan makan dadih; semua orang yang tersisa di tanah itu akan makan dadih dan madu.”Yesaya 7:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan karena banyaknya susu yang dihasilkan, mereka akan makan dadih; sungguh, dadih dan madu akan dimakan oleh setiap orang yang masih tinggal di dalam negeri.”Yesaya 7:22 · TB
Terjemahan Baru
“susu yang dihasilkan ternak itu lebih dari cukup untuk orang-orang yang tersisa di negeri itu. Sungguh, mereka akan minum susu dan madu.”Yesaya 7:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And it shall come to pass, for the abundance of milk that they shall give he shall eat butter: for butter and honey shall every one eat that is left in the land.”Yesaya 7:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 7:22?
Yesaya 7:22 menjelaskan bahwa karena susu yang melimpah dari sedikit ternak itu, orang akan makan dadih dan madu. Ini menunjukkan bahwa meskipun ternak sedikit, tanah yang hancur akan menghasilkan susu dan madu, mungkin sebagai sumber makanan alami, tetapi hal ini juga menandakan perubahan gaya hidup menjadi primitif.
Latar belakang
Dampak kehancuran terhadap peternakan
Setelah perang dan invasi Asyur, tanah Yehuda akan rusak. Akibatnya, jumlah ternak menyusut drastis, sehingga satu sapi dan dua domba akan menjadi kekayaan yang cukup. Susu yang dihasilkan akan melimpah relatif, sehingga orang makan dadih (sejenis keju atau yogurt) dan madu.
Di mana
Yerusalem
Konteks nubuat, mungkin di istana atau tempat umum
Kapan
~735 SM
Kerajaan Terpecah: Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
Nabi Allah di Yehuda, ~740-680 SM
Kepada
Rakyat Yehuda
Masyarakat Kerajaan Yehuda, termasuk keluarga Daud
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָיָה
chayah · memelihara
tetap hidup, mempertahankan
עֶגְלָה
eglah · sapi muda betina
sapi betina muda, menunjukkan ternak yang masih produktif
צֹאן
tso'n · domba
kawanan kecil (domba atau kambing), unit ekonomi peternakan
Ketiga kata ini menekankan bahwa yang tersisa hanyalah ternak yang paling dasar, tetapi cukup untuk bertahan hidup. Ini menggambarkan penyederhanaan ekonomi drastis, bukan kemakmuran.
Tahukah kamu
Dadih sebagai makanan pokok
Dadih (curds) adalah produk susu yang awet, sering menjadi makanan penting di Timur Tengah kuno, mirip dengan yogurt atau keju cottage.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 7:22
Yesaya 7:15
Motif makanan sama
“Anak itu akan memakan dadih dan madu sampai Dia tahu menolak yang jahat dan memilih yang baik.”
Yesaya 7:23
Kontras kehancuran
“Setiap tempat yang dahulu ditumbuhi seribu pohon anggur yang bernilai seribu syikal perak akan ditumbuhi onak dan tanaman berduri.”
Ulangan 8:8
Madu tanda berkat
“Suatu negeri dengan gandum, jelai, pohon anggur, pohon ara, dan delima; suatu negeri dengan pohon zaitun dan madu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 7:22
✕ Sering dikira
Dianggap sebagai janji kemakmuran besar bagi Yehuda.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah gambaran kehancuran: hanya sedikit ternak yang tersisa, tetapi cukup untuk bertahan hidup.
✕ Sering dikira
Dadih dan madu diartikan sebagai makanan mewah.
✓ Yang sebenarnya
Padahal ini makanan sederhana dari alam, bukan makanan istana.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 7:22
Terkadang Tuhan mengizinkan kita mengalami masa-masa sederhana untuk mengajarkan kita bersandar pada-Nya, bukan pada kelimpahan. Dadih dan madu adalah makanan yang sederhana, tetapi cukup untuk bertahan hidup. Mari belajar puas dengan apa yang Tuhan berikan, bahkan ketika tidak berlimpah.
Tuhan, ajarlah kami untuk merasa cukup dengan apa yang Kau sediakan, dan temukan sukacita dalam kesederhanaan. Amin.