Terang abadi menggantikan matahari
Yesaya 60:19
Kemuliaan TUHAN atas Sion
PerikopAllah Akan Datang · Yesaya 60:1-22 →“Matahari tidak akan lagi menjadi terangmu pada siang hari, ataupun cahaya bulan memberimu terang pada malam hari. TUHAN akan menjadi terangmu yang abadi dan Allahmu akan menjadi kemuliaanmu.”Yesaya 60:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bagimu matahari tidak lagi menjadi penerang pada siang hari dan cahaya bulan tidak lagi memberi terang pada malam hari, tetapi TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu dan Allahmu akan menjadi keagunganmu.”Yesaya 60:19 · TB
Terjemahan Baru
“Engkau tak perlu disinari matahari di waktu siang, dan tak perlu diterangi bulan di waktu malam. Sebab Aku TUHAN menjadi penerang abadi bagimu, Aku menyinari engkau dengan keagungan-Ku.”Yesaya 60:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The sun shall be no more thy light by day; neither for brightness shall the moon give light unto thee: but the LORD shall be unto thee an everlasting light, and thy God thy glory.”Yesaya 60:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 60:19?
Ayat ini menggambarkan masa depan yang gemilang di mana kehadiran Tuhan menjadi terang yang utama, menggantikan matahari dan bulan. Ini berarti Tuhan sendiri yang akan menjadi sumber terang dan kemuliaan bagi umat-Nya, sehingga mereka tidak lagi bergantung pada ciptaan.
Latar belakang
Terang yang tidak pernah redup
Ayat ini menjanjikan bahwa kehadiran TUHAN akan menggantikan fungsi matahari dan bulan sebagai sumber terang. Ini adalah gambaran tentang kemuliaan Allah yang sempurna dan kekal di tengah umat-Nya.
Di mana
Yerusalem (dalam visi)
Dalam penglihatan nubuatan tentang masa depan Sion
Kapan
~700 SM
Nabi-nabi (Perjanjian Lama)
Yang berbicara
Yesaya
Nabi abad ke-8 SM yang melayani di Yehuda selama beberapa raja.
Kepada
Orang-orang Yehuda
Bangsa yang sedang dalam pembuangan dan membutuhkan pengharapan akan pemulihan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אוֹר
or · terang
cahaya atau sumber penerangan
עוֹלָם
olam · abadi
selamanya, kekal, atau tanpa akhir
כָּבוֹד
kavod · kemuliaan
berat, kehormatan, atau kemegahan yang memancar
Ketiga kata ini membentuk gambaran bahwa Allah sendiri adalah sumber terang yang tidak pernah padam, dan kehadiran-Nya membawa kemuliaan yang kekal, melampaui ciptaan yang sementara.
Tahukah kamu
Metafora terang
Dalam konteks Timur Tengah kuno, matahari dan bulan sering dipuja sebagai dewa. Di sini Allah menunjukkan bahwa Dia sendiri yang menjadi terang, melampaui semua yang diciptakan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 60:19
Wahyu 21:23
penggenapan nubuatan
“Kota itu tidak memerlukan matahari atau bulan untuk bersinar, sebab kemuliaan Allah meneranginya.”
Wahyu 22:5
terang kekal
“Mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah memberi terang kepada mereka.”
Mazmur 36:10
terang sejati
“Sebab pada-Mu ada sumber hidup, dalam terang-Mu kami melihat terang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 60:19
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya berbicara tentang kondisi spiritual di masa depan, bukan sesuatu yang nyata.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun bersifat nubuatan, ayat ini menggambarkan realitas kehadiran Allah yang mengatasi segala kebutuhan ciptaan, termasuk terang fisik.
✕ Sering dikira
Allah mengganti matahari dengan diri-Nya secara literal, sehingga matahari tidak ada lagi.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bahasa simbolik untuk menunjukkan keunggulan dan kecukupan Allah; matahari tetap ada, tetapi kemuliaan Allah melampaui dan menjadi sumber terang yang utama.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 60:19
Ketika kita mengandalkan Tuhan sebagai terang, kita tidak perlu kuatir tentang keadaan di sekitar kita. Mari kita jadikan Tuhan sebagai prioritas utama dalam hidup, sehingga kita dapat melihat segala sesuatu dari perspektif-Nya.
Tuhan, jadilah terang yang abadi dalam hidupku, dan biarlah kemuliaan-Mu menerangi setiap langkahku. Amin.