Penindas Memakan Diri Sendiri
Yesaya 49:26
Pembalasan Tuhan atas Penindas
“Aku akan membuat para penindasmu memakan daging mereka sendiri. Mereka akan mabuk oleh darah mereka sendiri, seperti oleh anggur. Maka, semua orang akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, adalah Juru Selamatmu, Penebusmu, Yang Perkasa dari Yakub.””Yesaya 49:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku akan memaksa orang-orang yang menindas engkau memakan dagingnya sendiri, dan mereka akan mabuk minum darahnya sendiri, seperti orang mabuk Yesaya 50.1–3 191 minum anggur baru, supaya seluruh umat manusia mengetahui, bahwa Aku, TUHAN, adalah Juruselamatmu dan Penebusmu, Yang Mahakuat, Allah Yakub."”Yesaya 49:26 · TB
Terjemahan Baru
“Aku akan membuat musuhmu mabuk darah, sehingga mereka saling membunuh. Maka seluruh umat manusia akan tahu, bahwa Aku, TUHAN, Penyelamatmu; Yang Mahakuat, Allah Yakub, Penebusmu."”Yesaya 49:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And I will feed them that oppress thee with their own flesh; and they shall be drunken with their own blood, as with sweet wine: and all flesh shall know that I the LORD am thy Saviour and thy Redeemer, the mighty One of Jacob.”Yesaya 49:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 49:26?
Ayat ini menggambarkan pembalasan Tuhan terhadap para penindas: mereka akan dihancurkan oleh kekerasan mereka sendiri, seperti orang yang mabuk oleh darah sendiri. Tujuannya agar semua orang tahu bahwa Tuhan adalah Juru Selamat dan Penebus umat-Nya, Yang Perkasa dari Yakub. Ini menegaskan keadilan Tuhan dan identitas-Nya sebagai pembela umat-Nya.
Latar belakang
Hukuman yang Menghancurkan
Ayat ini melanjutkan janji pembebasan: Tuhan akan melawan para penindas Israel. 'Memakan daging mereka sendiri' dan 'mabuk oleh darah' adalah gambaran kehancuran yang mengerikan, di mana musuh akan saling menghancurkan. Tujuannya agar semua bangsa tahu bahwa Tuhan adalah Juru Selamat dan Penebus Israel.
Di mana
Yerusalem
Kota Yerusalem, zaman pelayanan Yesaya
Kapan
~700 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Yesaya
Nabi besar di Yehuda, ~740–680 SM
Kepada
Israel di pembuangan
Umat yang menantikan pembebasan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מוֹשִׁיעַ
moshi'a · Juru Selamat
seseorang yang menyelamatkan atau membebaskan dari bahaya
גֹּאֵל
go'el · Penebus
kerabat yang menebus kembali properti atau orang, juga dipakai untuk Tuhan sebagai penebus Israel
אֲבִיר
avir · Yang Perkasa
yang kuat, biasanya merujuk pada kekuatan banteng atau pahlawan
Ketiga gelar ini – Juru Selamat, Penebus, Yang Perkasa – menegaskan peran Tuhan yang menyelamatkan, membebaskan, dan berkuasa. Ini menunjukkan bahwa keselamatan bukan sekadar pembebasan fisik, tetapi juga penebusan yang bersifat pribadi dan mendalam.
Tahukah kamu
Metafora Kekacauan
Ungkapan 'mabuk oleh darah' adalah idiom yang dipakai untuk perang yang sangat kejam, di mana darah mengalir seperti anggur. Ini menunjukkan kekacauan total di antara musuh-musuh Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 49:26
Yesaya 41:14
gelar Penebus
“Janganlah takut, hai cacing Yakub, hai orang-orang Israel yang kecil! Aku menolong kamu, demikianlah firman TUHAN, dan yang menebus engkau ialah Yang Mahakudus, Allah Israel.”
Ulangan 32:43
pembalasan darah
“Bersorak-soraklah, hai bangsa-bangsa, karena umat-Nya, sebab Ia membalas darah hamba-hamba-Nya dan membalas dendam kepada lawan-Nya. Ia akan mengadakan pendamaian bagi tanah umat-Nya.”
Wahyu 19:15
murka dahsyat
“Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi; Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu murka Allah Yang Mahakuasa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 49:26
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini mendukung kekerasan atas nama Tuhan secara fisik.
✓ Yang sebenarnya
Bahasa ini adalah simbol keadilan ilahi, bukan panggilan untuk balas dendam pribadi. Tuhan yang berhak menghakimi, bukan manusia.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa 'memakan daging mereka sendiri' berarti manusia akan menjadi kanibal.
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah hiperbola untuk kehancuran total dan kekacauan di antara musuh, bukan tindakan harfiah.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 49:26
Kita mungkin melihat ketidakadilan di sekitar kita, tetapi Tuhan melihat semuanya dan akan bertindak pada waktu-Nya. Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan biarkan Tuhan yang membela kita, sambil terus mengandalkan-Nya sebagai Juruselamat dan Penebus kita.
Tuhan, ajarlah aku untuk menyerahkan pembalasan kepada-Mu dan percaya bahwa Engkau akan menegakkan keadilan, sementara aku hidup dalam damai. Amin.