Tuhan yang Mengajar

Yesaya 48:17

Allah yang Mengajar dan Menuntun

Beginilah perkataan TUHAN, Penebusmu, Yang Kudus dari Israel, “Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajarmu untuk mendapatkan faedah, yang menuntunmu di jalan yang harus kamu lalui.

Yesaya 48:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 48:17?

Tuhan memperkenalkan diri sebagai Penebus dan Yang Mahakudus dari Israel. Dia adalah Allah yang mengajar kita untuk mendapat faedah dan menuntun kita di jalan yang harus kita lalui. Ini menunjukkan hati Allah yang ingin membawa umat-Nya kepada kebaikan dan keselamatan.

Latar belakang

Pesan Sang Penebus

Tuhan memperkenalkan diri sebagai Penebus dan Yang Mahakudus dari Israel. Dia menyatakan bahwa Dialah yang mengajar umat-Nya untuk mendapat faedah dan menuntun mereka di jalan yang benar.

Di mana

Babel

Di tengah pembuangan

Kapan

~700 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan ke Babel
Kembali dari pembuangan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan (TUHAN)

Allah Israel, Penebus dan Yang Mahakudus

I

Kepada

Israel (Yakub)

Umat pilihan Allah, yang sedang mengalami pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גֹּאַלְךָ

go'alkha · Penebusmu

kerabat yang membebaskan, penebus

מְלַמֶּדְךָ

melamedekha · mengajar

melatih, mengajari dengan disiplin

מַדְרִיכֲךָ

madrikhakha · menuntun

memimpin, membimbing di jalan

Allah bukan sekadar pemberi hukum, tetapi Penebus yang mengajar dan menuntun secara personal—ini hubungan keluarga, bukan hubungan transaksional.

Tahukah kamu

Nama Penebus

Istilah 'Penebus' dalam bahasa Ibrani adalah 'goel', yang merujuk pada kerabat yang membebaskan dari perbudakan. Ini menggambarkan hubungan keluarga Allah dengan Israel.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 48:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 48:17

✕  Sering dikira

Menganggap 'mengajar' hanya tentang pengetahuan intelektual atau doktrin.

✓  Yang sebenarnya

Ini termasuk bimbingan praktis untuk hidup yang berfaedah, bukan sekadar informasi.

✕  Sering dikira

Mengira 'jalan' itu selalu mudah dan nyaman.

✓  Yang sebenarnya

Jalan yang diajarkan Allah adalah jalan yang benar, tetapi bisa penuh tantangan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 48:17

Allah bukan hanya hakim yang menuntut, tetapi pribadi yang peduli dan mau membimbing kita. Saat kita bingung menentukan langkah, mintalah hikmat dari-Nya. Dia setia menunjukkan jalan yang terbaik, meski kadang perlu iman untuk mengikutinya.

Bapa, terima kasih karena Engkau adalah Penebusku dan Pembimbingku. Ajarlah aku untuk berjalan di jalan-Mu, dan berilah aku hati yang rindu melakukan kehendak-Mu. Amin.