Teguran di Gerbang Babel
Yesaya 48:1
Undangan untuk Keluar dari Babel
“Dengarkanlah ini, hai keluarga Yakub, yang dipanggil dengan nama Israel, dan yang datang dari keturunan Yehuda, yang bersumpah demi nama TUHAN dan memanggil Allah Israel, tetapi tidak dalam kebenaran dan keadilan.”Yesaya 48:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dengarlah firman ini, hai kaum keturunan Yakub, yang menyebutkan dirinya dengan nama Israel dan yang adalah keturunan Yehuda, yang bersumpah demi nama TUHAN dan mengakui Allah Israel--tetapi Yesaya 48.2–6 181 bukan dengan sungguh-sungguh dan dengan tulus hati--”Yesaya 48:1 · TB
Terjemahan Baru
“Dengarlah, hai keturunan Yakub, keturunan Yehuda yang memakai nama Israel, katamu engkau mengakui Allah Israel, dan bersumpah atas nama TUHAN. Tetapi kata-katamu itu tidak tulus.”Yesaya 48:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hear ye this, O house of Jacob, which are called by the name of Israel, and are come forth out of the waters of Judah, which swear by the name of the LORD, and make mention of the God of Israel, but not in truth, nor in righteousness.”Yesaya 48:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 48:1?
Allah menegur umat Israel yang menyebut diri sebagai milik-Nya dan bersumpah demi nama-Nya, tetapi hidup mereka tidak mencerminkan kebenaran dan keadilan. Ini menunjukkan bahwa pengakuan lahiriah tanpa kesetiaan hati adalah sia-sia di hadapan Allah.
Latar belakang
Panggilan untuk Mendengar
Allah memanggil umat yang keras kepala untuk mendengarkan pembelaan-Nya. Mereka mengaku taat tetapi tidak tulus.
Di mana
Babel
Di antara orang-orang buangan di Babel
Kapan
~540 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
TUHAN (Allah Israel)
Allah yang menciptakan langit dan bumi, memilih Israel sebagai umat-Nya
Kepada
Yakub/Israel (bangsa)
Keturunan Yakub, umat pilihan Allah, sedang dalam pembuangan di Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמַע
shama' · mendengarkan
Mendengar dengan perhatian dan ketaatan, bukan sekadar mendengar.
שָׁבַע
shava' · sumpah
Bersumpah demi nama TUHAN, menunjukkan pengakuan tetapi tanpa komitmen sungguhan.
אֱמֶת
emet · kebenaran
Kebenaran, kesetiaan, atau ketulusan; lawan dari kemunafikan.
Mendengar sejati adalah menaati; bersumpah tanpa kesetiaan adalah munafik. Allah menuntut kesetaraan antara perkataan dan perbuatan.
Tahukah kamu
Nama 'Yakub' dan 'Israel'
Yakub adalah nama asli, Israel nama baru setelah bergumul dengan Allah. Pemakaian keduanya menekankan identitas umat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 48:1
Yeremia 7:4
Iman palsu
“Janganlah percaya pada perkataan dusta yang mengatakan: Ini bait TUHAN, bait TUHAN, bait TUHAN!”
Yesaya 29:13
Kemunafikan
“Bangsa ini mendekat dengan mulutnya dan memuliakan-Ku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku.”
Ulangan 10:16
Hati tak bersunat
“Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengkuk.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 48:1
✕ Sering dikira
Allah menolak orang yang bersumpah demi nama-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Masalahnya bukan sumpah itu sendiri, tetapi ketidaksungguhan dan kebenaran di dalamnya.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya ditujukan untuk bangsa Israel kuno.
✓ Yang sebenarnya
Prinsipnya berlaku bagi semua orang yang mengaku percaya tetapi tidak hidup sesuai imannya.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 48:1
Kita sering menyebut diri Kristen, berdoa dalam nama Tuhan, tetapi mungkin hidup kita tidak sesuai dengan firman-Nya. Hari ini, mari evaluasi perkataan dan perbuatan kita, pastikan iman kita nyata dalam kebenaran dan keadilan.
Tuhan, murnikanlah hatiku agar aku tidak hanya menyebut nama-Mu dengan bibir, tetapi hidup benar dan adil seperti kehendak-Mu. Amin.