Sang Hamba yang Dipilih

Yesaya 42:1

Hamba yang Membawa Keadilan

PerikopHamba TUHAN · Yesaya 42:1-9 →
““Lihatlah hamba-Ku, yang Kutegakkan, yang Aku pilih, yang kepada-Nya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atas-Nya; Dia akan menyatakan keadilan kepada bangsa-bangsa.”

Yesaya 42:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 42:1?

Yesaya 42:1 memperkenalkan 'hamba TUHAN' yang dipilih dan diperkenan Allah. Hamba ini diberi Roh Allah untuk menegakkan keadilan bagi bangsa-bangsa. Ini merujuk pada Yesus (Matius 12:18-21), yang diurapi Roh Kudus dan membawa keadilan dengan cara yang lemah lembut dan setia.

Latar belakang

Perkenalan Hamba yang Akan Datang

Allah memperkenalkan Hamba-Nya yang dipilih dan diperkenan. Ia akan membawa keadilan, bukan hanya untuk Israel, tetapi untuk semua bangsa.

Di mana

Yerusalem

Konteks nubuat, mungkin di bait Allah atau rumah Yesaya

Kapan

~700 SM

Periode nabi-nabi besar

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penolakan terhadap Allah
Pembuangan Babel
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Allah

Pencipta langit dan bumi, berfirman melalui nabi Yesaya

B

Kepada

Bangsa Israel

Umat pilihan yang sedang dalam pembuangan dan putus asa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֶבֶד

‘eved · Hamba

Budak atau pelayan, tapi dalam konteks ini menunjukkan hubungan istimewa dengan Allah.

בָּחִיר

bachir · Dipilih

Yang terpilih, menekankan pemilihan ilahi.

רוּחַ

ruach · Roh-Ku

Kuasa dan kehadiran Allah yang memampukan.

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa pemilihan Allah bukan sekadar status, melainkan pemberdayaan melalui Roh untuk menjalankan misi keadilan bagi dunia.

Tahukah kamu

Bukan Sekadar Nubuat

Ayat ini sering dilihat sebagai salah satu 'Nyanyian Hamba' yang digenapi dalam Yesus. Gereja mula-mula menganggapnya sebagai dasar untuk memahami misi Yesus.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 42:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 42:1

✕  Sering dikira

Mengira 'Hamba' adalah bangsa Israel secara keseluruhan

✓  Yang sebenarnya

Konteks dan detail menunjukkan sosok individual yang akan datang.

✕  Sering dikira

Menganggap 'menyatakan keadilan' hanya untuk Israel

✓  Yang sebenarnya

Teks menegaskan 'bangsa-bangsa' (gentiles), jadi bersifat universal.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 42:1

Pernyataan Allah tentang hamba-Nya mengingatkan kita bahwa kita dipanggil untuk menjadi hamba yang membawa keadilan. Apakah kita bersedia menjadi alat Allah untuk menegakkan kebenaran di lingkungan kita? Mari mulai dengan tindakan kecil yang adil dan penuh kasih kepada sesama.

Tuhan, jadikan aku hamba-Mu yang teguh, yang dipilih dan diperkenan, untuk membawa keadilan-Mu di mana pun aku berada. Amin.