Tantangan Ilah Samaria

Yesaya 36:19

Sanherib Mengejek Allah Yehuda

Di manakah para ilah Hamat dan Arpad? Di manakah para ilah Sefarwaim? Apakah mereka melepaskan Samaria dari tanganku?

Yesaya 36:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 36:19?

Ayat ini menunjukkan ejekan juru bicara Asyur terhadap ilah-ilah bangsa lain, termasuk Samaria. Ia menantang TUHAN untuk membebaskan Yerusalem seperti dewa-dewa lain gagal, meremehkan kuasa Allah Israel.

Latar belakang

Meremehkan Kekuatan Yehuda

Kepala juru minuman mencoba melemahkan moral orang Yehuda dengan membandingkan Allah mereka dengan ilah-ilah bangsa lain yang telah dikalahkan. Dia menyebut dewa-dewa Samaria dan kota-kota lain sebagai bukti ketidakberdayaan mereka.

Di mana

Yerusalem

Di dekat saluran kolam atas, di tembok kota

Kapan

701 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penaklukan kota-kota Yehuda
Malaikat membunuh 185.000
Kamu di sini
K

Yang berbicara

Kepala Juru Minuman Asyur

Perwira tinggi Asyur, juru bicara propaganda, licik dan angkuh.

U

Kepada

Utusan Hizkia

Para pejabat tinggi Yehuda, termasuk Elyakim, Sebna, dan Yoah.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֱלֹהִים

elohim · ilah

kata umum untuk 'allah' atau 'dewa', bisa untuk Allah yang benar atau dewa-dewi palsu.

חֲמָת

Chamat · Hamat

Kota kuno di utara Suriah yang dikalahkan Asyur.

אַרְפָּד

Arpad · Arpad

Kota Syria yang juga ditaklukkan Asyur, simbol kekuatan yang hancur.

Penggunaan 'elohim' untuk dewa-dewa palsu dan Allah Yehuda menunjukkan bahwa kepala juru minuman menyamakan Allah dengan berhala-berhala lain, padahal bagi orang percaya, Allah adalah unik dan tidak bisa disamakan.

Tahukah kamu

Samaria dalam Konteks

Samaria adalah kerajaan utara Israel yang sudah dikalahkan oleh Asyur sekitar 130 tahun sebelumnya. Jadi, menyebut Samaria sebagai bukti kehancuran adalah pukulan yang menyakitkan bagi identitas bangsa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 36:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 36:19

✕  Sering dikira

Menganggap dewa-dewa tersebut memang benar-benar ada dan memiliki kekuatan nyata, sehingga pertanyaan kepala juru minuman dianggap logis.

✓  Yang sebenarnya

Tujuan juru minuman adalah propaganda; dewa-dewa itu sebenarnya tidak ada, tetapi ia menggunakan kemenangan Asyur untuk menakut-nakuti.

✕  Sering dikira

Mengira pertanyaan ini ditujukan hanya untuk Hizkia, padahal diucapkan dengan keras kepada seluruh rakyat yang mendengar di tembok.

✓  Yang sebenarnya

Pernyataan ini adalah bagian dari upaya psikologis untuk membuat rakyat tidak percaya kepada pemimpin dan Allah mereka.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 36:19

Jangan biarkan tantangan orang lain menggoyahkan imanmu. Ingatlah bahwa TUHAN tidak seperti dewa-dewa buatan manusia; Ia berkuasa dan setia.

Tuhan, tolong aku untuk tetap teguh percaya kepada-Mu meski ada yang meragukan kuasa-Mu. Amin.