Bodoh yang Berbicara Sia-sia
Yesaya 32:6
Keadilan dan Damai yang Akan Datang
PerikopRaja yang Adil · Yesaya 32:1-8 →“Sebab, orang bodoh membicarakan kebodohan, dan hatinya condong ke arah kejahatan, untuk melakukan kemunafikan dan mengatakan yang salah tentang TUHAN; untuk membiarkan keinginan orang lapar tidak terpuaskan, dan membuat orang dahaga kekurangan minuman.”Yesaya 32:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab orang bebal mengatakan kebebalan, dan hatinya merencanakan yang jahat, yaitu bermaksud murtad dan mengatakan yang menyesatkan tentang Yesaya 32.7–11 113 TUHAN, membiarkan kosong perut orang lapar dan orang haus kekurangan minuman.”Yesaya 32:6 · TB
Terjemahan Baru
“Orang bodoh mengucapkan kata-kata yang bodoh dan merencanakan yang jahat. Apa saja yang dilakukan atau dikatakannya merupakan penghinaan terhadap Allah. Tak pernah ia memberi makan kepada orang lapar atau minum kepada orang haus.”Yesaya 32:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For the vile person will speak villany, and his heart will work iniquity, to practise hypocrisy, and to utter error against the LORD, to make empty the soul of the hungry, and he will cause the drink of the thirsty to fail.”Yesaya 32:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 32:6?
Orang bodoh berbicara kebodohan dan hatinya penuh kejahatan, bermaksud berbuat munafik dan memutarbalikkan kebenaran tentang Tuhan, serta mengabaikan kebutuhan orang lapar dan haus. Ini menunjukkan bahwa kebodohan berakar dari hati yang jahat, bukan sekadar kurangnya pengetahuan.
Latar belakang
Akar Kejahatan di Dalam Hati
Yesaya menjelaskan bahwa orang bebal berbicara dari hati yang jahat, memutarbalikkan kebenaran tentang TUHAN, dan menindas yang lemah. Kata-kata mereka adalah senjata.
Di mana
Yerusalem
Nubuat, cakrawala masa depan
Kapan
~700 SM
Kerajaan Terbagi / Era Nubuat
Yang berbicara
Yesaya bin Amos
Nabi kerajaan Yehuda, aktif ~40 tahun
Kepada
Orang Yehuda
Penduduk Selatan yang hidup dalam kemewahan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֹנֶף
choneph · kemunafikan
Kepura-puraan, ketidaksucian, atau penodaan agama.
רֵיקָם
reqam · kekurangan
Kosong, sia-sia, atau tanpa hasil.
צָמֵא
tsame · dahaga
Haus secara fisik maupun rohani.
Kemunafikan bukan hanya dusta, tetapi juga tindakan menahan keadilan—sehingga orang lain haus secara jasmani dan rohani. Kata-kata jahat punya konsekuensi nyata.
Tahukah kamu
Senjata Rahasia
Dalam bahasa Ibrani, 'kemunafikan' (choneph) juga berarti 'tidak suci' atau 'pura-pura'. Kata ini dipakai untuk penyembahan berhala yang kelihatan religius.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 32:6
Matius 15:19
Sumber kejahatan
“Karena dari hati timbul segala pikiran jahat: pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu, hujat.”
Yesaya 3:15
Penindasan umat
“Mengapa kamu meremukkan umat-Ku dan menggiling orang-orang miskin?”
Amos 5:24
Keadilan dan haus
“Biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 32:6
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya berbicara tentang dosa perkataan semata.
✓ Yang sebenarnya
Ucapan jahat di sini adalah ungkapan dari hati yang sudah korup, dan berdampak pada orang lain secara konkret.
✕ Sering dikira
Orang bebal hanya mereka yang tidak beriman secara religius.
✓ Yang sebenarnya
Orang yang tampak saleh pun bisa bebal jika hidupnya menindas sesama dan memutarbalikkan kebenaran.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 32:6
Periksa isi hati kita—jangan sampai perkataan kita menjadi batu sandungan bagi orang lain, dan jangan menutup mata terhadap penderitaan sesama. Marilah kita berbicara dengan bijak dan peduli pada kebutuhan orang lain.
Tuhan, bersihkanlah hatiku dari segala kejahatan dan ajarlah aku untuk berbicara dengan bijak serta peduli kepada sesama yang membutuhkan. Amin.