Tuhan bijaksana dan membawa bencana

Yesaya 31:2

Tuhan yang Bertindak Adil

Akan tetapi, Dia bijaksana dan akan mendatangkan bencana. Dia tidak akan menarik kembali firman-Nya. Dia akan bangkit melawan keluarga penjahat dan melawan penolong para pelaku kejahatan.

Yesaya 31:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 31:2?

Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan itu bijaksana dan tidak main-main dengan dosa. Dia akan mendatangkan bencana atas mereka yang terlibat dalam kejahatan, termasuk para penolongnya. Tuhan tidak menarik kembali firman-Nya; konsekuensi atas dosa pasti terjadi. Ini adalah peringatan bahwa Tuhan tidak bisa dibodohi.

Latar belakang

Tuhan berdaulat atas rencana manusia

Tuhan bukan sekadar kuat, tetapi juga bijaksana, dan akan mendatangkan bencana atas mereka yang terus berbuat jahat. Firman-Nya tidak pernah gagal, dan Dia akan bangkit melawan orang-orang fasik beserta para penolongnya.

Di mana

Yerusalem

Di tengah kota, mungkin saat kumpul kenegaraan

Kapan

-720 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Peringatan terhadap Mesir
Janji perlindungan TUHAN
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya bin Amos

Nabi yang menyampaikan firman Tuhan

P

Kepada

Pemimpin Yehuda

Para pengambil kebijakan pro-Mesir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רַע

ra' · bencana

kejahatan atau malapetaka

אִמְרָה

'imrah · firman-Nya

perkataan atau sabda

עָוֶל

'avel · pelaku kejahatan

ketidakadilan atau kesalahan

Tuhan berdaulat dan adil; bencana adalah konsekuensi dari kejahatan, dan Firman-Nya pasti ditepati.

Tahukah kamu

Firman yang tidak ditarik kembali

Dalam Alkitab, Firman Tuhan diibaratkan seperti janji yang pasti, tidak ada yang sia-sia (Yesaya 55:11).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 31:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 31:2

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan itu jahat karena mendatangkan 'bencana'.

✓  Yang sebenarnya

Bencana adalah keadilan atas kejahatan, bukan sifat jahat Tuhan.

✕  Sering dikira

Menyangka Tuhan itu terbatas karena dikatakan 'bijaksana'.

✓  Yang sebenarnya

Itu menunjukkan kedaulatan-Nya, bukan keterbatasan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 31:2

Jangan berpikir Tuhan tidak melihat atau acuh pada kejahatan. Dia bisa memakai cara yang tidak kita duga untuk menegakkan keadilan. Kita harus hidup dalam ketaatan, karena Tuhan itu kudus dan serius terhadap dosa. Biarlah rasa takut akan Tuhan memandu kita untuk menghindari kompromi.

Tuhan, ingatkan aku bahwa Engkau adalah Hakim yang adil dan bijaksana; tolong aku untuk hidup dalam kebenaran-Mu dan menjauhi kejahatan. Amin.