Tua-tua Menjamin Yefta

Hakim-hakim 11:8

Yefta: Pahlawan yang Terbuang

Para tua-tua Gilead berkata kepada Yefta, “Karena itu, kami kembali kepadamu. Pergi dan berperanglah melawan orang-orang Amon. Jadilah pemimpin atas seluruh penduduk Gilead.”

Hakim-hakim 11:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 11:8?

Para tua-tua Gilead menjawab bahwa mereka kembali kepada Yefta untuk memintanya memimpin mereka dalam perang melawan bani Amon, dan mereka akan menjadikannya pemimpin atas seluruh penduduk Gilead.

Latar belakang

Jaminan dari Para Tua-tua

Para tua-tua menyadari bahwa tanpa Yefta mereka tidak akan menang. Mereka memberikan jaminan bahwa Yefta akan menjadi pemimpin atas seluruh Gilead jika ia berperang melawan Amon.

Di mana

Tanah Tob

Di perkemahan Yefta

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yefta menolak panggilan
Kesepakatan dengan Yefta
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Para tua-tua Gilead

Pemimpin suku yang datang meminta bantuan Yefta

Y

Kepada

Yefta

Pemimpin perang dari Gilead, diasingkan karena statusnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קצין

qatsin · pemimpin

pemimpin, panglima

לחם

lacham · berperang

bertempur, berjuang melawan

כל

kol · seluruh

semua, keseluruhan

Kata 'qatsin' (pemimpin) berbeda dengan 'hakim' (shophet). Ini menunjukkan peran militer yang diberikan kepada Yefta, menekankan kewibawaan yang diakui oleh seluruh Gilead.

Tahukah kamu

Tanah Tob: Tempat Pelarian

Tob adalah daerah di sebelah timur Yordan, sering dikaitkan dengan orang-orang buangan yang membentuk kelompok bersenjata.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 11:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 11:8

✕  Sering dikira

Para tua-tua langsung menyerahkan kepemimpinan tanpa syarat.

✓  Yang sebenarnya

Mereka hanya berjanji jika Yefta berhasil menang, sesuai konteks ayat.

✕  Sering dikira

Yefta hanya peduli pada kekuasaan dan bukan kesejahteraan bangsanya.

✓  Yang sebenarnya

Yefta ingin memastikan otoritasnya diakui sehingga ia dapat memimpin secara efektif, bukan sekadar ambisi pribadi.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 11:8

Kesempatan bisa datang melalui jalan yang tidak terduga, bahkan dari mereka yang pernah menyakiti kita. Terbuka terhadap rekonsiliasi bisa membuka pintu berkat.

Tuhan, beri kami kerendahan hati untuk menerima tawaran damai dan kesempatan kedua. Amin.