Mahkota Diinjak
Yesaya 28:3
Peringatan untuk Para Pemimpin yang Mabuk
“Mahkota kebanggaan pemabuk-pemabuk Efraim akan diinjak-injak dengan kaki.”Yesaya 28:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mahkota kemegahan pemabuk- pemabuk Efraim itu akan diinjak-injak dengan kaki,”Yesaya 28:3 · TB
Terjemahan Baru
“Kebanggaan pemimpin-pemimpin yang mabuk itu akan diinjak-injak.”Yesaya 28:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The crown of pride, the drunkards of Ephraim, shall be trodden under feet:”Yesaya 28:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 28:3?
Kebanggaan Efraim, yang digambarkan sebagai mahkota pemabuk, akan diinjak-injak. Ini berarti kehancuran total dan penghinaan bagi mereka yang mengandalkan kekuatan sendiri dan kemewahan.
Latar belakang
Kehancuran Total Kebanggaan
Mahkota kebanggaan Efraim akan diinjak-injak, artinya kehormatan mereka akan dihancurkan. Ini adalah gambaran penghinaan total yang akan mereka alami di tangan musuh.
Di mana
Yerusalem
Nubuat tentang nasib Efraim
Kapan
~700 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi di Yehuda, dipanggil ±740 SM
Kepada
Pemimpin Efraim
Elit yang sombong, akan direndahkan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָמַס
ramas · diinjak-injak
menginjak penghancuran.
רֶגֶל
regel · kaki
anggota badan untuk berjalan.
עֲטָרָה
atarah · mahkota
karangan bunga, gelar kehormatan.
Kata 'ramas' (menginjak) menekankan kehancuran yang disengaja dan brutal—bukan sekadar keruntuhan, tetapi pembinasaan yang disengaja oleh musuh.
Tahukah kamu
Menginjak sebagai Tanda Penghinaan
Dalam budaya kuno, menginjak-injak sesuatu yang dihormati adalah tindakan penghinaan terbesar. Ini menunjukkan bahwa kejatuhan Efraim akan sangat memalukan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 28:3
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 28:3
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang jatuhnya mahkota secara fisik.
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah metafora hilangnya kekuasaan dan harga diri.
✕ Sering dikira
Diinjak-injak oleh manusia, bukan oleh Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Meski lewat manusia, Tuhan yang mengatur kehancuran ini.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 28:3
Jangan menaruh harga diri pada hal-hal yang akan hilang. Kehancuran orang yang sombong adalah pasti. Lebih baik merendahkan diri di hadapan Tuhan yang meninggikan orang rendah hati.
Tuhan, bentuklah hatiku agar rendah hati dan tidak mengandalkan hal-hal duniawi, sebab hanya Engkau yang dapat menopang hidupku. Amin.