Trompet besar mengumpulkan umat
Yesaya 27:13
Nyanyian Kebun Anggur dan Janji Pemulihan
PerikopIsrael Diselamatkan · Yesaya 27:1-13 →“Pada waktu itu, trompet yang besar akan ditiup. Mereka yang hampir binasa di tanah Asyur dan mereka yang tercerai berai di tanah Mesir akan datang menyembah TUHAN di gunung yang suci di Yerusalem.”Yesaya 27:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada waktu itu sangkakala besar akan ditiup, dan akan datang mereka yang hilang di tanah Asyur serta mereka yang terbuang ke tanah Mesir untuk sujud menyembah kepada TUHAN di gunung yang kudus, di Yerusalem.”Yesaya 27:13 · TB
Terjemahan Baru
“Pada waktu itu akan dibunyikan trompet besar untuk memanggil kembali semua orang Israel yang dibuang di Asyur dan di Mesir. Mereka akan datang ke Yerusalem untuk menyembah TUHAN di bukit-Nya yang suci.”Yesaya 27:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And it shall come to pass in that day, that the great trumpet shall be blown, and they shall come which were ready to perish in the land of Assyria, and the outcasts in the land of Egypt, and shall worship the LORD in the holy mount at Jerusalem.”Yesaya 27:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 27:13?
Ayat ini berbicara tentang hari ketika Tuhan akan meniup trompet besar untuk mengumpulkan umat Israel yang tersebar di Asyur dan Mesir, membawa mereka kembali untuk beribadah di Yerusalem. Ini adalah gambaran pemulihan dan pengumpulan umat Tuhan dari pembuangan.
Latar belakang
Pengumpulan akhir umat Tuhan
Ayat ini menutup pasal dengan gambaran eskatologis tentang trompet besar yang ditiup sebagai tanda pengumpulan umat Israel dari pembuangan. Mereka yang tersebar di Asyur dan Mesir akan kembali untuk beribadah di Yerusalem, gunung yang kudus.
Di mana
Yerusalem
Latar penulisan nubuat, kemungkinan di kota Yerusalem
Kapan
~700 SM
Nubuat para nabi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi abad ke-8 SM, cemerlang dan puitis
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan yang menghadapi pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שׁוֹפָר
shofar · trompet
Terompet tanduk domba, simbol panggilan ilahi.
אָבַד
avad · binasa
Hilang, tersesat, atau dihancurkan; di sini merujuk pada orang buangan.
שָׁחָה
shachah · menyembah
Sujud, memberi hormat; tindakan ibadah yang rendah hati.
Ketiga kata ini menyoroti transformasi: dari kehilangan (avad) menjadi penyembahan (shachah) melalui panggilan shofar. Ini menunjukkan bahwa pemulihan bukan sekadar kembali secara fisik, tetapi arah hati yang baru kepada Tuhan.
Tahukah kamu
Trompet dalam PL
Trompet (shofar) biasanya terbuat dari tanduk domba jantan dan digunakan untuk memanggil umat atau menandai peristiwa penting. Dalam konteks ini, bunyinya melambangkan pemulihan dan pengharapan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 27:13
Yesaya 11:11-12
Pengumpulan umat
“Pada waktu itu Tuhan akan mengulurkan tangan-Nya sekali lagi untuk menebus sisa umat-Nya... Ia akan mengumpulkan orang-orang yang terbuang”
Matius 24:31
Trompet akhir zaman
“Ia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya”
Ulangan 30:4
Janji pengumpulan
“Sekalipun orang-orang yang terhalau itu ada di ujung langit, dari sana pun TUHAN akan mengumpulkan engkau”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 27:13
✕ Sering dikira
Dianggap hanya tentang pemulihan fisik ke tanah Israel pada zaman dulu.
✓ Yang sebenarnya
Ini juga berbicara tentang pengumpulan rohani umat Tuhan di akhir zaman.
✕ Sering dikira
Mengira trompet yang dimaksud adalah trompet biasa, bukan shofar.
✓ Yang sebenarnya
Kata Ibrani 'shofar' merujuk pada tanduk domba yang khas, sering dipakai dalam konteks ibadah dan peringatan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 27:13
Seperti Tuhan mengumpulkan umat-Nya dari berbagai tempat, kita juga dapat percaya bahwa Tuhan sanggup memulihkan dan menyatukan apa yang telah tercerai-berai dalam hidup kita. Ketika kita merasa tersebar atau kehilangan arah, ingatlah bahwa Tuhan memiliki rencana untuk mengumpulkan dan memulihkan kita.
Tuhan, terima kasih karena Engkau selalu setia untuk mengumpulkan kami kembali kepada-Mu, bahkan ketika kami tersesat; tolonglah kami untuk selalu bersedia kembali dan menyembah-Mu dengan tulus. Amin.