Siapa Dalang Kehancuran?

Yesaya 23:8

Nubuat Tentang Tirus dan Sidon

Siapakah yang telah merencanakan hal ini terhadap Tirus, kota yang menganugerahkan mahkota, yang saudagar-saudagarnya adalah para pembesar dan pedagang-pedagangnya adalah orang terhormat di bumi?

Yesaya 23:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 23:8?

Ayat ini bertanya siapa yang merencanakan kehancuran Tirus, kota yang penuh dengan pembesar dan pedagang terhormat. Ini menunjukkan bahwa bahkan kota yang paling berpengaruh pun tidak luput dari rencana Tuhan.

Latar belakang

Tuhan di Balik Rencana

Yesaya mengajukan pertanyaan retoris: siapa yang merencanakan kehancuran Tirus? Tirus yang mahkota kota, dengan saudagar-saudagar yang berpengaruh. Jawabannya: TUHAN semesta alam, yang merendahkan kebanggaan dan kehormatan.

Di mana

Yerusalem

Di kota Yerusalem, saat menyampaikan nubuat.

Kapan

~700 SM

Periode Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejayaan Tirus
Kehancuran Tirus
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi besar, ~700 SM, aktif di Yehuda.

P

Kepada

Penduduk Tirus dan para pedagang

Kota pelabuhan yang kaya, penuh kesombongan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָעַץ

ya'ats · merencanakan

memberi nasihat, menetapkan rencana

עֲטָרָה

'atarah · mahkota

mahkota, tanda kehormatan

נִכְבָּדִים

nichbadim · terhormat

berat, mulia, berpengaruh

Rencana Tuhan bukan sekadar kehendak, tetapi keputusan yang mulia. 'Mahkota' dan 'terhormat' menunjukkan manusia yang direndahkan oleh Tuhan yang berdaulat.

Tahukah kamu

Mahkota dan Penghormatan

Tirus adalah kota yang memberikan mahkota kepada banyak raja, artinya pengaruh politiknya sangat besar. Para pedagangnya dianggap bangsawan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 23:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 23:8

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan merencanakan kejahatan terhadap Tirus.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah hukuman yang adil atas kesombongan dan penindasan.

✕  Sering dikira

Mengira 'menajiskan' berarti Tuhan membuat najis secara ritual.

✓  Yang sebenarnya

Di sini artinya menganggap najis, menolak kehormatan mereka.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 23:8

Kita mungkin memiliki posisi yang terhormat atau pengaruh besar, tetapi itu bukan jaminan terhadap kehendak Tuhan. Hiduplah dengan rendah hati, karena otoritas sejati hanya milik Tuhan.

Tuhan, tolong aku untuk selalu mengingat bahwa semua pengaruh dan kehormatan adalah titipan dari-Mu, dan aku harus menggunakannya untuk kemuliaan-Mu. Amin.