Persembahan dari Bangsa yang Jauh
Yesaya 18:7
Peringatan tentang Etiopia dan Janji bagi Sion
“Pada waktu itu, persembahan akan dibawa kepada TUHAN semesta alam, dari bangsa yang tinggi dan halus kulitnya, dari bangsa yang ditakuti di mana-mana, satu bangsa yang kuat dan menindas, yang negerinya terbagi oleh sungai-sungai, ke Gunung Sion, tempat nama TUHAN semesta alam bersemayam.”Yesaya 18:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pada waktu itu juga persembahan akan disampaikan kepada TUHAN semesta alam dari kaum yang jangkung dan berkulit mengkilap, dan dari kaum yang ditakuti dekat dan jauh, yakni bangsa yang berkekuatan ulet dan lalim, yang negerinya dilintasi sungai-sungai, ke tempat nama TUHAN semesta alam, yaitu gunung Sion. Yesaya 19.1–6 64”Yesaya 18:7 · TB
Terjemahan Baru
“Akan tiba saatnya persembahan-persembahan disampaikan kepada TUHAN Yang Mahakuasa dari negeri itu yang dilintasi sungai-sungai, dari bangsanya yang kuat dan perkasa, dari orang-orangnya yang tinggi dan berkulit halus dan ditakuti di seluruh dunia. Mereka akan datang ke Bukit Sion, ke tempat TUHAN Yang Mahakuasa disembah.”Yesaya 18:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“In that time shall the present be brought unto the LORD of hosts of a people scattered and peeled, and from a people terrible from their beginning hitherto; a nation meted out and trodden under foot, whose land the rivers have spoiled, to the place of the name of the LORD of hosts, the mount Zion.”Yesaya 18:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 18:7?
Ayat ini adalah puncak dari nubuatan Yesaya: suatu hari nanti, bangsa-bangsa yang jauh dan kuat, termasuk yang digambarkan di ayat 2, akan membawa persembahan kepada TUHAN di Gunung Sion. Ini menunjukkan bahwa Allah akan menyatukan semua bangsa dalam penyembahan kepada-Nya, dan bahkan bangsa yang dahulu menindas akan tunduk kepada-Nya.
Latar belakang
Bangsa-bangsa Membawa Persembahan ke Sion
Setelah berbicara tentang bangsa Kush yang kuat, nabi Yesaya menyatakan bahwa akan tiba waktunya bangsa-bangsa, termasuk yang dahulu ditakuti, akan membawa persembahan kepada TUHAN di Gunung Sion. Ini menunjukkan bahwa Tuhan berdaulat atas semua bangsa dan akan menerima penyembahan dari segala suku.
Di mana
Yerusalem
Di kota Yerusalem, saat menyampaikan nubuat
Kapan
~700 SM
Periode nabi-nabi klasik
Yang berbicara
Yesaya
Nabi yang melayani di Yerusalem, ~740-680 SM
Kepada
Bangsa-bangsa di dunia
Seluruh penduduk bumi, khususnya bangsa Etiopia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מִנְחָה
minchah · persembahan
Hadiah atau korban yang dibawa untuk menyatakan hormat.
עַם
am · bangsa
Sekelompok orang yang memiliki ikatan, sering merujuk pada bangsa Israel.
שֵׁם
shem · nama
Lebih dari sekadar nama, ini mewakili reputasi dan kehadiran.
Kata 'minchah' biasanya merujuk pada korban sajian, tetapi di sini menunjukkan bahwa bangsa-bangsa non-Yahudi akan membawa hadiah hormat kepada Tuhan, mengakui otoritas-Nya. Kata 'shem' menegaskan bahwa Gunung Sion adalah tempat di mana Tuhan menyatakan diri-Nya, bukan sekadar nama.
Tahukah kamu
Orang Kush dalam Alkitab
Kush sering diidentifikasi dengan Etiopia kuno, yang terletak di selatan Mesir. Mereka terkenal sebagai pemanah yang hebat, dan dalam tulisan-tulisan nabi, mereka digambarkan sebagai bangsa yang tinggi dan berkulit halus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 18:7
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 18:7
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti semua bangsa akan datang secara harfiah dan membawa hadiah.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah nubuat simbolis tentang penyembahan semua bangsa di masa depan, tidak harus secara harfiah.
✕ Sering dikira
Orang Etiopia adalah bangsa yang kuat dan menindas, jadi mereka tidak layak.
✓ Yang sebenarnya
Justru Tuhan sanggup mengubah hati bangsa-bangsa yang dahulu menindas untuk datang menyembah-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 18:7
Tuhan dapat mengubah hati bangsa-bangsa yang paling keras sekalipun. Kita bisa percaya bahwa tidak ada yang mustahil bagi-Nya, dan kita dipanggil untuk menjadi bagian dari rencana-Nya mempersatukan semua orang dalam penyembahan yang benar.
Tuhan, arahkan hatiku untuk memuliakan-Mu, dan pakailah aku untuk membawa orang-orang dari segala bangsa kepada-Mu. Amin.