Dengung Bangsa dan Firmannya
Yesaya 17:13
Kota Benteng dan Harapan di Tengah Badai
PerikopNubuat tentang Aram · Yesaya 17:1-14 →“Bangsa-bangsa riuh seperti deburan air yang besar, tetapi Dia akan menghardik mereka dan mereka akan melarikan diri jauh-jauh, diburu seperti sekam di bukit yang tertiup angin, seperti debu yang diterbangkan angin puting beliung.”Yesaya 17:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Suku-suku bangsa gaduh seperti gaduhnya air yang besar; tetapi TUHAN menghardiknya, sehingga mereka lari Yesaya 17.14–18.4 62 jauh-jauh, terburu-buru seperti sekam di tempat penumbukan dihembus angin, dan seperti dedak ditiup puting beliung.”Yesaya 17:13 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka maju seperti banjir yang dahsyat. Tetapi Allah mengancam mereka, lalu mereka melarikan diri sampai jauh. Mereka dikejar seperti sekam di lereng bukit diterbangkan angin, atau debu ditiup badai.”Yesaya 17:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The nations shall rush like the rushing of many waters: but God shall rebuke them, and they shall flee far off, and shall be chased as the chaff of the mountains before the wind, and like a rolling thing before the whirlwind.”Yesaya 17:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 17:13?
Ayat ini menggambarkan kuasa Tuhan atas bangsa-bangsa. Meskipun mereka ribut seperti air yang deras, Tuhan dapat menghardik mereka sehingga mereka lari seperti sekam yang diterbangkan angin. Ini menunjukkan bahwa kekuatan manusia tidak ada artinya di hadapan Tuhan.
Latar belakang
Kekacauan antarbangsa
Yesaya menggambarkan bangsa-bangsa yang riuh seperti gemuruh laut, menyerang umat Tuhan. Ia menegaskan bahwa Allah akan menghardik mereka sehingga mereka melarikan diri seperti sekam ditiup angin.
Di mana
Yerusalem
Pagi hari di area bait, latar belakang pasukan Asyur mendekat
Kapan
~740 SM
Perpecahan Kerajaan
Yang berbicara
Yesaya bin Amos
Nabi di Yehuda, aktif ~740-681 SM
Kepada
Umat Yehuda & Yerusalem
Kerajaan selatan yang rapuh
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הָמוֹן
hamon · riuh
kebisingan, keramaian, kerumunan besar
גָּעַר
ga'ar · menghardik
memarahi, menegur dengan keras, membuat gentar
מֹץ
mots · sekam
kulit padi yang ringan, mudah diterbangkan
Ketiga kata menekankan kehancuran yang cepat: keramaian yang kuat menjadi tidak berdaya saat Tuhan hanya berfirman — begitu gampangnya seperti sekam.
Tahukah kamu
Gemuruh laut sebagai metafora
Dalam mitologi Timur Dekat kuno, laut sering melambangkan kekacauan yang ditaklukkan oleh dewa. Yesaya memakai gambaran ini untuk menunjukkan kuasa Tuhan atas segala kekacauan politik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 17:13
Mazmur 2:1-4
Firman menaklukkan
“Mengapa bangsa-bangsa ribut? ... Dia yang bersemayam di sorga tertawa; Tuhan mengolok-olok mereka.”
Yesaya 29:6
Hardikan dari langit
“Engkau akan dihukum oleh TUHAN semesta alam dengan guruh, gempa, dan bunyi hebat.”
Mazmur 1:4
Sekam yang beterbangan
“Bukan demikianlah orang fasik: seperti sekam yang ditiup angin.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 17:13
✕ Sering dikira
Berpikir ayat ini hanya tentang nubuatan historis untuk masa lalu tanpa kaitan masa kini.
✓ Yang sebenarnya
Ini juga peneguhan untuk setiap zaman: Allah berdaulat atas bangsa-bangsa yang melawan umat-Nya.
✕ Sering dikira
Menganggap 'bangsa-bangsa' selalu merujuk pada semua bangsa di dunia tanpa konteks spesifik.
✓ Yang sebenarnya
Di sini merujuk pada bangsa-bangsa yang menjadi alat Asyur untuk menyerang Israel/Yehuda, bukan semua bangsa.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 17:13
Saat menghadapi banyak masalah atau kekhawatiran yang datang bersamaan, ingatlah bahwa Tuhan berkuasa atas semuanya. Seperti angin yang menerbangkan sekam, Dia dapat menyelesaikan masalah yang tampaknya besar dan mengganggu. Percayakan semuanya kepada-Nya dan jangan biarkan ketakutan menguasai hati kita.
Tuhan, Engkau berkuasa atas segala bangsa dan masalah. Tolong aku untuk selalu percaya pada-Mu dan tidak takut terhadap kerasnya kehidupan. Amin.