Keganasan Penindas yang Tiada Henti
Yesaya 14:6
Kejatuhan Raja Babel
“yang memukul bangsa-bangsa dalam kegeraman, dengan pukulan yang tanpa henti, yang memerintah bangsa-bangsa dalam murka dengan penganiayaan yang tiada berhenti.”Yesaya 14:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“yang memukul bangsa-bangsa dengan gemas, dengan pukulan yang tidak putus-putusnya; yang menginjak-injak bangsa-bangsa dalam murka dengan tiada henti-hentinya.”Yesaya 14:6 · TB
Terjemahan Baru
“yang dengan marah menindas bangsa-bangsa dan terus-menerus menganiaya mereka.”Yesaya 14:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“He who smote the people in wrath with a continual stroke, he that ruled the nations in anger, is persecuted, and none hindereth.”Yesaya 14:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 14:6?
Ayat ini menggambarkan kekejaman bangsa penindas yang memukul bangsa-bangsa tanpa henti. Ini menunjukkan penderitaan yang ditimbulkan oleh kekuasaan yang lalim.
Latar belakang
Penindasan yang Tanpa Henti oleh Babel
Ayat ini menggambarkan kekejaman raja Babel yang memukul bangsa-bangsa dengan kegeraman tanpa henti, menunjukkan keserakahan dan kekejaman yang tidak berkesudahan. Ini menjelaskan mengapa pembebasan Tuhan begitu dinanti.
Di mana
Yerusalem
Di kota Yerusalem, dalam konteks nubuat
Kapan
~700 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
nabi Yehuda, ~740-680 SM
Kepada
Umat Israel
bangsa pilihan Tuhan, sedang dalam pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אַף
af · kegeraman
kemarahan atau murka
נָכָה
nakah · memukul
memukul atau menyerang
הֶרְפַּה
herpah · henti
berhenti atau diam
Kombinasi kata-kata ini menekankan bahwa penindasan dilakukan dengan murka yang terus-menerus, tanpa ada jeda, menggambarkan kekejaman yang absolut.
Tahukah kamu
Kegeraman dalam Konteks Ilahi
Dalam Alkitab, kegeraman sering digunakan untuk murka Tuhan, tetapi di sini digunakan untuk murka manusia yang bersifat destruktif.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 14:6
Habakuk 1:6
bangsa penindas
“Sebab sesungguhnya, Aku membangkitkan orang Kasdim, bangsa yang garang dan tangkas itu.”
Yesaya 10:5
murka sebagai alat
“Celakalah Asyur, yang menjadi tongkat amarah-Ku, dan yang menjadi gada dalam tangan mereka.”
Wahyu 18:24
pembunuhan tanpa henti
“Dan di dalamnya terdapat darah nabi-nabi dan orang-orang kudus dan darah semua orang yang dibunuh di bumi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 14:6
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini berbicara tentang murka Tuhan terhadap umat-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menggambarkan murka manusia (Babel) terhadap bangsa-bangsa, bukan murka Tuhan.
✕ Sering dikira
Memahami 'kegeraman' sebagai emosi yang bisa dibenarkan.
✓ Yang sebenarnya
Kegeraman di sini adalah kekejaman yang tidak adil dan akan dihukum Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 14:6
Kita dipanggil untuk menjadi agen damai di tengah dunia yang penuh kekerasan. Jangan meniru cara-cara penindas, melainkan menjadi berkat bagi sesama.
Tuhan, ubahlah hati kami menjadi saluran damai dan kasih di tengah kekerasan dunia, Amin.