Tidak Ada yang Menghalangi

Yesaya 14:27

Kedaulatan Allah atas Bangsa-Bangsa

PerikopNubuat tentang Asyur · Yesaya 14:24-27 →
“TUHAN semesta alam telah menetapkan, siapakah yang dapat membatalkannya? Tangan-Nya sudah terentang, siapa yang dapat menariknya kembali?”

Yesaya 14:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 14:27?

Ayat ini menyatakan bahwa TUHAN semesta alam telah menetapkan rencana-Nya, dan tidak ada yang dapat membatalkannya atau menarik tangan-Nya yang terentang. Ini menunjukkan kekuasaan Allah yang tak terbantahkan dan kepastian firman-Nya.

Latar belakang

Kedaulatan yang Tak Terbantahkan

Allah menyatakan bahwa rancangan-Nya telah ditetapkan dan tangan-Nya sudah terentang, sehingga tidak ada yang dapat membatalkan atau menariknya kembali. Ini adalah jaminan bahwa janji-Nya pasti digenapi.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks nubuat, tidak ada lokasi fisik spesifik

Kapan

~700 SM

Nabi-nabi awal

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penindasan Asyur
Kejatuhan Asyur
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Allah

Tuhan semesta alam, penguasa sejarah

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan yang sedang menanti pembebasan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָעַץ

ya'ats · ditetapkan

memberi nasihat, menentukan rencana

פָּרַר

parar · membatalkan

memecahkan, menggagalkan

שׁוּב

shuv · menarik kembali

kembali, memulihkan, menarik

Ketiga kata ini menekankan bahwa rencana Allah adalah final dan tidak dapat diganggu gugat. Manusia tidak memiliki kuasa untuk menggagalkan atau mengubah apa yang telah ditetapkan oleh Allah.

Tahukah kamu

Tanya Retoris

Pertanyaan retoris 'siapakah yang dapat membatalkannya?' adalah gaya bahasa yang menegaskan ketidakmampuan manusia untuk mengubah rencana Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 14:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 14:27

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti tidak ada gunanya berdoa atau bertindak.

✓  Yang sebenarnya

Ini berarti Allah berdaulat dan kita dapat percaya kepada-Nya, bukan bahwa kita pasif.

✕  Sering dikira

Tangan yang terentang berarti Allah jauh dan tidak peduli.

✓  Yang sebenarnya

Tangan yang terentang justru menunjukkan keterlibatan aktif Allah dalam sejarah.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 14:27

Ketika kita ragu akan janji-janji Allah, ingatlah bahwa tidak ada kekuatan di dunia ini yang dapat menghentikan rencana-Nya. Percayalah bahwa apa yang telah Dia tetapkan pasti terjadi, dan berdirilah teguh di atas firman-Nya.

Tuhan, teguhkan imanku bahwa janji-Mu pasti, dan tolong aku untuk tidak goyah dalam pengharapan kepada-Mu. Amin.