Telunjuk yang balik ke wajah sendiri
Roma 2:1
Saat menghakimi orang lain malah menjebak diri sendiri
“Karena itu, kamu tidak dapat berdalih lagi, hai manusia, siapa pun, kamu yang menghakimi dalam memberikan penghakiman kepada orang lain, kamu juga menghukum dirimu sendiri; sebab kamu, yang memberikan penghakiman, juga melakukan hal-hal yang sama.”Roma 2:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena itu, hai manusia, siapapun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama.”Roma 2:1 · TB
Terjemahan Baru
“Oleh karena itu, Saudara-saudara, siapakah Saudara sehingga Saudara mau menyalahkan orang lain? Saudara tidak punya apa-apa untuk membela diri! Sebab kalau Saudara menyalahkan orang lain, padahal Saudara sendiri melakukan perbuatan yang sama seperti mereka, maka Saudara menjatuhkan hukuman atas diri sendiri juga.”Roma 2:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jadi, Saudara-saudariku, kalau kamu menganggap dirimu bisa menghakimi orang lain, berarti kamu salah karena kamu juga orang berdosa. Tidak pantas kamu menghakimi sesamamu, sebab kamu juga melakukan kejahatan yang sama seperti dia. Dengan menghakimi orang lain, kamu sama saja seperti meminta Allah menjatuhkan hukuman bagimu sendiri.”Roma 2:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Therefore thou art inexcusable, O man, whosoever thou art that judgest: for wherein thou judgest another, thou condemnest thyself; for thou that judgest doest the same things.”Roma 2:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Roma 2:1?
Paulus menegur orang yang suka menghakimi orang lain, karena mereka sendiri melakukan hal yang sama. Ini menunjukkan bahwa tidak ada alasan untuk merasa lebih baik dari orang lain, karena semua orang sama-sama berdosa dan akan dihakimi Allah.
Latar belakang
Begitu mudah ikut bersorak
Setelah daftar dosa berat di pasal 1, gampang sekali pembaca mengangguk dan merasa aman. Paulus tiba-tiba membalik arah: orang yang asyik menunjuk-nunjuk justru sedang melakukan hal yang sama. Telunjuk itu balik ke wajah sendiri.
Di mana
Korintus (suratnya), Roma (tujuan)
Surat dibacakan keras di rumah-rumah jemaat
Kapan
~57 M
Perjalanan misi ketiga, menjelang ke Yerusalem
Yang berbicara
Paulus
Rasul, dulu pemburu pengikut Yesus, kini menulis dari Korintus
Kepada
Jemaat di Roma
Campuran Yahudi & non-Yahudi, sebagian merasa lebih bersih
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
κρίνω
krinō · judge
memutuskan, menjatuhkan vonis atas orang
ἀναπολόγητος
anapologētos · without excuse
tak punya pembelaan, tak bisa ngeles
τὰ αὐτά
ta auta · the same things
hal-hal yang persis sama
Memvonis (krinō) orang lain bikin kamu kehilangan pembelaan (anapologētos), karena kamu melakukan hal yang sama (ta auta).
Tahukah kamu
Jebakan retoris yang sengaja dipasang
Pasal 1 sengaja bikin pembaca merasa benar dulu, baru di 2:1 jebakannya ditutup. Ini teknik debat khas zaman itu yang disebut diatribe.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Roma 2:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Roma 2:1
✕ Sering dikira
"Paulus melarang semua bentuk menilai benar-salah."
✓ Yang sebenarnya
Yang dia tegur adalah merasa diri kebal padahal melakukan dosa yang sama.
✕ Sering dikira
"Ayat ini cuma buat orang Yahudi."
✓ Yang sebenarnya
Sasarannya siapa pun yang suka menghakimi — 'hai manusia, siapa pun'.
Renungan
Renungan Singkat Roma 2:1
Saat kita cepat menghakimi kesalahan orang lain, ingatlah bahwa kita juga punya kelemahan. Cobalah untuk lebih memahami dan mengoreksi diri sendiri sebelum menilai orang lain.
Ya Tuhan, ampunilah aku karena sering menghakimi orang lain, padahal aku juga berbuat salah. Ajari aku untuk rendah hati dan mengoreksi diri sendiri. Amin.