Bencilah Kejahatan

Amos 5:15

Carilah Tuhan, supaya Hidup

Bencilah kejahatan dan cintailah kebaikan, tegakkan keadilan di pintu gerbang! Mungkin, TUHAN, Allah semesta alam akan berbelaskasihan kepada sisa-sisa keturunan Yusuf.

Amos 5:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amos 5:15?

Ayat ini menekankan pentingnya membenci kejahatan dan mencintai kebaikan, serta menegakkan keadilan di pintu gerbang (tempat pengadilan). Ada harapan bahwa Tuhan akan berbelaskasihan kepada sisa-sisa keturunan Yusuf jika mereka bertobat.

Latar belakang

Harapan untuk Sisa

Amos mengajak umat untuk membenci kejahatan dan mencintai kebaikan, serta menegakkan keadilan. Ada harapan bahwa Tuhan akan mengasihani sisa-sisa keturunan Yusuf.

Di mana

Betel, Israel

Di pusat ibadah yang menjadi tempat penindasan

Kapan

~760 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Peringatan tentang hari Tuhan
Ratapan dan penghakiman
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nabi Amos

gembala dan petani dari Tekoa, dipanggil Tuhan

K

Kepada

Kaum Israel (Kerajaan Utara)

umat yang munafik dalam ibadah, tidak adil dalam hidup

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׂנֵא

sane · benci

membenci, memusuhi

אָהַב

ahav · cinta

mengasihi, mengingini, menyukai

מִשְׁפָּט

mishpat · keadilan

keputusan yang adil, hukum, keadilan

Membenci kejahatan dan mencintai kebaikan berarti aktif menegakkan keadilan, bukan sekadar bersikap netral; ini adalah syarat untuk mendapat belas kasihan Tuhan.

Tahukah kamu

Keturunan Yusuf

Frasa 'keturunan Yusuf' menunjuk kepada Kerajaan Utara, karena suku Efraim dan Manasye adalah keturunan Yusuf.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amos 5:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amos 5:15

✕  Sering dikira

Membenci kejahatan berarti kita boleh membenci orang yang jahat.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks Amos, yang dibenci adalah kejahatan, bukan orangnya; Tuhan mengasihi manusia tetapi membenci dosa.

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan keselamatan karena perbuatan baik.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini berbicara tentang respons umat terhadap kasih karunia; belas kasihan Tuhan adalah anugerah, bukan upah. Keadilan adalah bukti kesetiaan perjanjian.

Renungan

Renungan Singkat Amos 5:15

Kita dipanggil untuk tidak hanya pasif menolak kejahatan, tetapi aktif memperjuangkan keadilan di tempat kita berada, misalnya di lingkungan kerja atau komunitas. Dengan berani membela yang benar, kita membuka pintu bagi kemurahan Tuhan atas hidup kita.

Tuhan, berikanlah keberanian untuk membenci kejahatan dan mencintai kebaikan, serta menegakkan keadilan dalam segala hal. Amin.