Deklarasi pembalasan Allah

Yesaya 1:24

Panggilan untuk Bertobat

Sebab itu, TUHAN, Allah semesta alam, Yang Mahakuat dari Israel, berfirman, “Ah, Aku akan meremehkan lawan-lawan-Ku dan Aku akan membalas dendam pada musuh-musuh-Ku.

Yesaya 1:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 1:24?

Ayat ini menyatakan bahwa Tuhan semesta alam, yang Mahakuat dari Israel, akan bertindak untuk melawan musuh-musuh-Nya dan memberikan kelegaan bagi umat-Nya. Ini adalah janji pembalasan dan pemulihan dari Tuhan.

Latar belakang

Tuhan menyatakan diri-Nya

Yesaya memperkenalkan gelar Allah sebagai 'Yang Mahakuat dari Israel' dan 'TUHAN semesta alam'. Tuhan berjanji untuk membalas dan meremehkan musuh-musuh-Nya, yang termasuk orang-orang Yehuda yang tidak setia.

Di mana

Yerusalem

Di bait Allah atau ruang nubuat

Kapan

~740 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan untuk bertobat
Penghakiman asing
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi yang menyampaikan firman Allah

O

Kepada

Orang Yehuda

Orang-orang yang telah berlaku tidak setia

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יְהוָה

YHWH · TUHAN

Nama pribadi Allah, kasih dan kekudusan

צְבָאוֹת

tseva'ot · semesta alam

Panglima tentara (bala tentara), kedaulatan atas segala kuasa

נָקַם

naqam · meremehkan

Membalaskan dendam, menghukum dengan adil

Penggabungan 'YHWH' dan 'tseva'ot' menegaskan bahwa Allah yang penuh kuasa dan pribadi yang akan membalas ketidaksetiaan. Kata 'naqam' bukan balas dendam pribadi, tetapi keadilan yang memulihkan.

Tahukah kamu

Gelar 'Yang Mahakuat'

Gelar 'Yang Mahakuat' (El Gibbor) jarang digunakan, tetapi menekankan kekuatan Allah dalam pertempuran dan penghakiman.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 1:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 1:24

✕  Sering dikira

Pembalasan Allah sama dengan balas dendam manusia.

✓  Yang sebenarnya

Pembalasan Allah adalah tindakan keadilan yang menegakkan kebenaran.

✕  Sering dikira

Tuhan hanya semesta alam, tidak peduli pada manusia.

✓  Yang sebenarnya

Gelar ini justru menunjukkan Ia berdaulat dan peduli.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 1:24

Saat kita menghadapi ketidakadilan, ingatlah bahwa Tuhan melihat dan akan bertindak. Kita tidak perlu membalas dendam sendiri; biarlah Tuhan yang membela kita.

Tuhan, Engkau adalah pembelaku yang perkasa. Aku percaya pada keadilan-Mu; tolong aku untuk menyerahkan dendamku kepada-Mu. Amin.