Lidah yang Berdusta

Yeremia 9:5

Ratapan dan Peringatan untuk Bangsa

“Setiap orang menipu sesamanya, dan tidak seorang pun mengatakan kebenaran. Mereka telah mengajari lidah mereka untuk berdusta dan melelahkan diri sendiri dengan melakukan kesalahan.”

Yeremia 9:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 9:5?

Semua orang saling menipu dan tidak ada yang berkata benar. Mereka telah terbiasa berdusta sampai-sampai lidah mereka terlatih untuk berbohong, dan mereka menjadi lelah karena berbuat salah. Ini menunjukkan keadaan moral yang sangat buruk.

Latar belakang

Kebiasaan Berdusta

Yeremia melanjutkan keluhan TUHAN tentang kebiasaan berdusta yang merajalela. Mereka telah melatih lidah mereka untuk berbohong, dan terus berbuat salah sampai kelelahan. Dosa ini terjadi secara terang-terangan di tengah bangsa.

Di mana

Yerusalem

Di lingkungan kerajaan, sekitar Bait Allah

Kapan

~600 SM

Zaman Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembaharuan Yosia
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nabi Yeremia

Nabi yang setia di tengah bangsa yang keras kepala

U

Kepada

Umat Yehuda

Bangsa pilihan yang jatuh dalam dosa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָשָׁא

nasha · menipu

menipu, menyesatkan, memperdaya

אֱמֶת

emet · kebenaran

apa yang benar, dapat dipercaya, teguh

שֶׁקֶר

sheqer · berdusta

kebohongan, kecurangan, hal yang sia-sia

Kebalikan dari 'emet' (kebenaran) adalah 'sheqer' (dusta). Ketiga kata ini menunjukkan bahwa dosa mereka adalah pilihan sadar untuk meninggalkan kebenaran dan memilih penipuan, bahkan melatih diri dalam kepalsuan.

Tahukah kamu

Melatih Lidah

Frasa 'mengajari lidah mereka untuk berdusta' menunjukkan bahwa dusta adalah kebiasaan yang dipelajari dan dipraktikkan terus-menerus. Ini bukan sekadar kesalahan sesaat, melainkan gaya hidup.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 9:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 9:5

✕  Sering dikira

Dusta hanyalah dosa kecil yang tidak terlalu serius.

✓  Yang sebenarnya

Alkitab menganggap dusta sangat serius, karena TUHAN adalah Tuhan yang benar dan membenci kebohongan. Dusta merusak hubungan dengan sesama dan dengan Allah.

✕  Sering dikira

Kita bisa mengontrol lidah kita sendiri dengan usaha keras.

✓  Yang sebenarnya

Amsal dan Yakobus mengajarkan bahwa lidah tidak bisa dijinakkan tanpa pertolongan Allah. Kita butuh anugerah untuk dapat berbicara benar.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 9:5

Kebiasaan berdusta itu melelahkan dan merusak. Kejujuran sebenarnya lebih membawa damai. Renungkan, adakah kebohongan kecil yang kita pelihara? Minta Tuhan mengampuni dan menguatkan kita untuk mulai berkata benar.

Tuhan, bersihkan lidahku dari kepalsuan dan buat aku lelah berbuat dosa, bukan lelah berbuat baik. Amin.