Tidak Ada yang Menyesali Dosa
Yeremia 8:6
Pertobatan yang Tidak Tulus
PerikopDosa dan Hukuman · Yeremia 8:4-22 →“Aku telah memperhatikan dan mendengar, tetapi mereka tidak mengatakan yang benar. Tidak seorang pun bertobat dari kejahatannya, dengan berkata, ‘Apa yang telah aku lakukan?’ Setiap orang berbelok ke tujuannya sendiri, seperti kuda yang bergegas ke medan pertempuran.”Yeremia 8:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku telah memperhatikan dan mendengarkan: mereka tidak berkata dengan jujur! Tidak ada yang menyesal karena kejahatannya dengan mengatakan: Apakah yang telah kulakukan ini! Sambil berlari semua mereka berpaling, seperti kuda yang menceburkan diri ke dalam pertempuran.”Yeremia 8:6 · TB
Terjemahan Baru
“Aku telah mendengarkan baik-baik, tapi kamu tidak berbicara sebagaimana mestinya. Tidak seorang pun dari kamu menyesali perbuatannya yang jahat. Tak ada yang berkata, 'Apa kesalahanku?' Kamu semua mengikuti jalanmu sendiri seperti kuda menyerbu ke dalam pertempuran.”Yeremia 8:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I hearkened and heard, but they spake not aright: no man repented him of his wickedness, saying, What have I done? every one turned to his course, as the horse rusheth into the battle.”Yeremia 8:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 8:6?
Allah telah memperhatikan dan mendengar umat-Nya, tetapi mereka tidak berkata jujur tentang dosa mereka. Tidak ada yang menyesal dan berkata, 'Apa yang telah aku lakukan?' Mereka semua pergi mengejar keinginan mereka sendiri, seperti kuda yang berlari menuju medan perang tanpa memikirkan akibatnya.
Latar belakang
Tidak Ada yang Bertanya 'Apa yang Telah Kuperbuat?'
TUHAN menyatakan bahwa Ia telah memperhatikan dan mendengar, tetapi tidak ada yang berkata benar; tidak seorang pun bertobat dari kejahatannya. Sebaliknya, setiap orang mengejar jalannya sendiri seperti kuda yang berlari ke medan perang.
Di mana
Yerusalem
Tidak disebutkan, mungkin di bait atau rumah Yeremia
Kapan
~627 SM
Kerajaan Yehuda (menjelang pembuangan)
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, berbicara melalui Yeremia
Kepada
Yeremia
Nabi yang dipanggil untuk menyampaikan firman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הקשיב
hiqshiv · memperhatikan
Mendengarkan dengan penuh perhatian.
נחם
nacham · bertobat
Menyesal, berbalik dari dosa.
שטף
shataph · bergegas
Mengalir deras, menyerbu seperti banjir.
TUHAN mendengar tetapi tidak ada yang bertobat; mereka justru menyerbu ke dalam dosa seperti air bah. Kata 'nacham' menunjukkan pertobatan yang melibatkan perubahan pikiran dan tindakan, yang tidak terjadi di sini.
Tahukah kamu
Kuda yang Terburu-buru
Perumpamaan tentang kuda yang bergegas ke medan perang menggambarkan kegembiraan dan semangat dalam melakukan kejahatan, bukan sekadar kecepatan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 8:6
Mazmur 36:2
Tidak ada penyesalan
“Orang fasik berkata dalam hatinya: 'Tidak ada rasa takut kepada Allah di depan matanya.'”
Yesaya 59:7
Bergegas berbuat salah
“Mereka berlari menuju kejahatan dan segera menumpahkan darah yang tidak bersalah.”
Amos 6:6
Tidak peduli dosa
“Mereka minum anggur dari bokor dan berurap dengan minyak yang terbaik, tetapi tidak berduka karena hancurnya Yusuf.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 8:6
✕ Sering dikira
Menganggap 'tidak ada yang bertobat' berarti tidak ada orang yang menyesal sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Mungkin ada sedikit, tetapi secara keseluruhan mereka tidak sungguh-sungguh bertobat; mereka hanya menyesal karena konsekuensi, bukan karena dosa.
✕ Sering dikira
Menganggap 'berkata benar' berarti mereka berbohong dalam perkataan.
✓ Yang sebenarnya
Lebih dalam lagi, mereka tidak berkata benar dalam hati mereka; mereka tidak mengakui dosa mereka dengan jujur.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 8:6
Jujur terhadap diri sendiri adalah awal dari pertobatan. Sering kali kita menyalahkan keadaan atau orang lain, tetapi Allah memanggil kita untuk mengakui kesalahan kita. Cobalah untuk berhenti sejenak dan bertanya pada diri sendiri: 'Apa yang telah aku lakukan?'
Tuhan, ajar aku untuk rendah hati mengakui dosa-dosaku dengan jujur, dan beri aku hati yang mau berubah. Amin.