Panen terlewat, musim berlalu

Yeremia 8:20

Penantian yang sia-sia

“Musim panen telah berlalu, musim panas telah berakhir, dan kita belum diselamatkan.”

Yeremia 8:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 8:20?

Ayat ini adalah ratapan umat yang menyadari bahwa harapan akan keselamatan sudah berlalu. 'Musim panen' dan 'musim panas' melambangkan waktu panen dan musim kemarau, yang biasanya adalah masa-masa penuh harapan. Namun, mereka merasa belum diselamatkan, menggambarkan keputusasaan karena tidak ada pertolongan yang datang.

Latar belakang

Musim yang terlewat

Umat menyadari bahwa harapan akan keselamatan telah berlalu seperti musim panen yang terlewat. Mereka masih belum diselamatkan, dan keputusasaan menjadi nyata.

Di mana

Yerusalem

Suara ratapan kolektif

Kapan

~586 SM

Kerajaan Yehuda akhir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kesengsaraan pengepungan
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
U

Yang berbicara

Umat Yehuda

Orang-orang yang sedang dihukum

T

Kepada

Tuhan

Allah yang tidak menjawab doa mereka

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָצִיר

qatsir · panen

Musim menuai, saat pengharapan

קַיִץ

qayits · musim panas

Musim buah ara, akhir tahun

יָשַׁע

yasha · diselamatkan

Dilepaskan dari bahaya, diberi kemenangan

Kata-kata ini menekankan berlalunya waktu yang tepat; keselamatan yang dinanti-nantikan tidak kunjung datang, menggenapi nubuat hukuman.

Tahukah kamu

Musim panen dan musim panas

Di Israel, panen gandum terjadi sekitar bulan Mei-Juni, dan musim panas kering berakhir Oktober; ini menunjukkan waktu yang sudah sangat terlambat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 8:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 8:20

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang kegagalan pertanian.

✓  Yang sebenarnya

Ini metafora tentang tidak ada keselamatan dari musuh, bukan sekadar panen gagal.

✕  Sering dikira

Umat berkata mereka tidak pernah diselamatkan sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Mereka sedang menanti pembebasan dari Babel, yang belum terjadi, tetapi Allah punya rencana.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 8:20

Jangan menunda bertobat sampai 'musim' berlalu. Setiap hari adalah kesempatan untuk berbalik kepada Tuhan; jangan biarkan penyesalan karena kesempatan yang hilang menghantui kita.

Tuhan, ajar aku menghargai setiap waktu yang Kau berikan, supaya aku tidak menunda untuk berbalik kepada-Mu. Amin.