Teriakan dari negeri jauh
Yeremia 8:19
Peringatan dan Dukacita
PerikopDosa dan Hukuman · Yeremia 8:4-22 →“Dengarkanlah seruan putri jemaat-Ku dari negeri yang jauh, “Apakah TUHAN tidak ada di Sion? Apakah rajanya tidak ada di sana?” “Mengapa mereka memancing-Ku untuk marah dengan patung-patung ukiran mereka dan berhala-berhala asing mereka?””Yeremia 8:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dengar! seruan puteri bangsaku minta tolong dari negeri yang jauh: "Tidak adakah TUHAN di Sion? Tidak adakah Rajanya di dalamnya?" -- Mengapakah mereka menimbulkan sakit hati-Ku dengan patung-patung mereka, Yeremia 8.20–9.3 46 dengan dewa-dewa asing yang sia-sia? --”Yeremia 8:19 · TB
Terjemahan Baru
“Dengar! Di seluruh negeri menggema jerit tangis bangsaku yang bertanya, "Tiadakah TUHAN di Sion lagi? Di manakah rajanya kini?" Jawab TUHAN, raja mereka, "Mengapa kausujud kepada dewa-dewa yang sama sekali tak berguna? Mengapa kausakiti hati-Ku dengan menyembah berhala-berhala?"”Yeremia 8:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Behold the voice of the cry of the daughter of my people because of them that dwell in a far country: Is not the LORD in Zion? is not her king in her? Why have they provoked me to anger with their graven images, and with strange vanities?”Yeremia 8:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 8:19?
Ayat ini menunjukkan kekecewaan nabi Yeremia mendengar pertanyaan umat yang tersebar: 'Apakah TUHAN tidak ada di Sion?' Mereka bertanya seolah-olah Tuhan meninggalkan mereka, padahal justru mereka yang meninggalkan Tuhan dengan menyembah berhala. Tuhan menjawab dengan menunjukkan bahwa kemarahan-Nya adalah akibat perbuatan mereka sendiri.
Latar belakang
Pertanyaan putri Sion
Yeremia mendengar seruan umat dari tempat pembuangan, mempertanyakan kehadiran Tuhan di Sion. Tuhan menjawab bahwa mereka memancing murka-Nya dengan berhala.
Di mana
Yerusalem
Dalam doa dan ratapan
Kapan
~586 SM
Kerajaan Yehuda akhir
Yang berbicara
Nabi Yeremia
Nabi yang menangis, ~40 tahun
Kepada
Tuhan
Allah Israel yang sedang murka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צִיּוֹן
Tsiyyon · Sion
Bukit kudus, lambang kehadiran Allah
יְהוָה
YHWH · Tuhan
Nama pribadi Allah, yang kekal
גִּלּוּלִים
gillulim · patung
Berhala, 'kotoran' dalam nada menghina
Penggunaan kata 'gillulim' untuk berhala menunjukkan betapa menjijikkannya penyembahan berhala di mata Tuhan, kontras dengan kekudusan Sion.
Tahukah kamu
Sion yang ambigu
Sion awalnya merujuk pada benteng Yebus yang direbut Daud, lalu menjadi sinonim untuk Yerusalem dan Bait Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 8:19
Mazmur 137:1
Kerinduan akan Sion
“Di tepi sungai-sungai Babel, di sanalah kita duduk dan menangis, ketika kita mengingat Sion.”
Yesaya 1:21
Sion yang tidak setia
“Bagaimana engkau menjadi pelacur, hai kota yang setia?”
Yehezkiel 8:10
Berhala di Bait Allah
“Segala macam binatang melata dan binatang yang menjijikkan, dan segala berhala kaum Israel, terukir pada dinding.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 8:19
✕ Sering dikira
Umat bertanya karena Tuhan benar-benar meninggalkan Sion secara permanen.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan tetap hadir, tetapi murka-Nya adalah respons atas dosa mereka, bukan penolakan kekal.
✕ Sering dikira
Tuhan tidak menjawab pertanyaan mereka.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menjawab dengan menunjukkan penyebab murka-Nya: patung-patung dan berhala asing.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 8:19
Saat menghadapi masalah, kita mungkin bertanya, 'Tuhan di mana?' Tetapi mungkin kita yang menjauh dari-Nya. Periksa kembali hati kita: apakah ada 'berhala' yang menggantikan posisi Tuhan?
Tuhan, ampuni aku jika aku sering menyalahkan-Mu padahal aku sendiri yang menjauh; tariklah aku kembali dekat kepada-Mu. Amin.