Tulang Berserakan
Yeremia 8:2
Hukuman atas Yerusalem
“Tulang-tulang itu akan diserakkan di depan matahari, bulan, dan seluruh tentara langit yang telah mereka cintai dan layani, yang telah mereka ikuti dan telah mereka cari dan sembah. Mereka tidak akan dikumpulkan atau dikubur; mereka akan menjadi seperti kotoran di permukaan tanah.””Yeremia 8:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan diserakkan di depan matahari, di depan bulan dan di depan segenap tentara langit yang dahulunya dicintai, diabdi, diikuti, ditanyakan dan disembah oleh mereka. Semuanya itu tidak akan dikumpulkan dan tidak akan dikuburkan; mereka akan menjadi pupuk di ladang.”Yeremia 8:2 · TB
Terjemahan Baru
“bukan untuk dikumpulkan dan dikuburkan lagi, melainkan dibiarkan di tanah sebagai sampah. Tulang-tulang orang-orang itu akan terserak di depan matahari, bulan dan bintang-bintang yang mereka dewakan, cintai, layani, sembah, dan mintai petunjuk.”Yeremia 8:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And they shall spread them before the sun, and the moon, and all the host of heaven, whom they have loved, and whom they have served, and after whom they have walked, and whom they have sought, and whom they have worshipped: they shall not be gathered, nor be buried; they shall be for dung upon the face of the earth.”Yeremia 8:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 8:2?
Tulang-tulang yang digali akan diserakkan di bawah matahari, bulan, dan bintang-bintang yang mereka sembah. Mereka akan dibiarkan tidak dikubur dan menjadi seperti sampah di tanah. Ini adalah penghinaan terakhir, karena orang-orang yang menyembah benda-benda langit akan dibiarkan dipandangi oleh benda-benda itu tanpa belas kasihan.
Latar belakang
Diserahkan pada Benda Langit
Tulang-tulang akan diserakkan di hadapan matahari, bulan, dan bintang-bintang, yang justru mereka sembah. Ini adalah ironi yang pedih: benda-benda langit yang mereka puja tidak dapat menyelamatkan mereka, malah menjadi saksi kehancuran mereka.
Di mana
Yerusalem
Nubuat yang disampaikan di depan umum, mungkin di dekat Bait Allah
Kapan
~600 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, yang menyatakan hukuman atas umat-Nya
Kepada
Yeremia
Nabi yang setia, namun ditolak umatnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁפַךְ
shafakh · diserakkan
Menuangkan atau menyebarkan, seperti menuangkan air; di sini berarti tulang-tulang berserakan tanpa penguburan.
אָהַב
ahav · cintai
Mengasihi atau menyukai; menunjukkan kasih yang salah tempat kepada benda ciptaan.
שָׁחָה
shachah · sembah
Sujud atau menyembah; tindakan penghormatan religius.
Kata 'diserakkan' menunjukkan kekacauan total, 'cintai' dan 'sembah' menunjukkan kesalahan orientasi hati. Mereka mengasihi dan menyembah makhluk ciptaan, bukan Pencipta, dan akibatnya mereka menjadi kotoran di tanah.
Tahukah kamu
Penyembahan Benda Langit
Penyembahan matahari, bulan, dan bintang sangat umum di Yehuda kuno, meskipun berulang kali dilarang dalam Taurat (Ulangan 4:19).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 8:2
Ulangan 4:19
Larangan penyembahan langit
“Jangan engkau mengangkat matamu ke langit, sehingga engkau melihat matahari, bulan, dan bintang... dan menyembahnya.”
2 Raja-raja 23:5
Penyembahan tentara langit
“Ia memberhentikan para imam berhala... yang membakar korban kepada Baal, kepada matahari, bulan, rasi bintang, dan seluruh tentara langit.”
Yeremia 16:4
Tidak dikubur, menjadi kotoran
“Mereka akan mati karena penyakit-penyakit yang membawa maut; mereka tidak akan diratapi dan tidak akan dikuburkan; mereka akan menjadi seperti kotoran di ladang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 8:2
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa benda-benda langit dapat disembah secara bersamaan dengan Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru mengutuk penyembahan benda langit sebagai dosa yang menyebabkan hukuman.
✕ Sering dikira
Allah tidak peduli dengan penguburan yang layak.
✓ Yang sebenarnya
Allah memakai tidak adanya penguburan sebagai tanda kutukan dan kehinaan, menunjukkan betapa seriusnya dosa mereka.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 8:2
Apa yang kita sembah akhirnya akan menjadi saksi terhadap kita. Jika kita mengutamakan hal-hal yang bukan Allah, hal-hal itu tidak akan bisa menyelamatkan kita pada saat kita membutuhkan. Renungkanlah: apakah ada 'berhala' dalam hidup kita yang menyaingi Allah?
Ya Allah, telanjangilah hatiku dan tunjukkan kepadaku berhala yang selama ini aku agungkan, agar aku dapat berpaling dan menyembah Engkau saja. Amin.