Memberhentikan Imam Palsu
2 Raja-raja 23:5
Reformasi Raja Yosia
“Dia memberhentikan para imam dewa asing yang diangkat oleh raja-raja Yehuda untuk membakar kurban di bukit-bukit pengurbanan di kota-kota Yehuda dan di sekitar Yerusalem. Juga terhadap mereka yang membakar kurban untuk Baal, untuk matahari, untuk rasi-rasi bintang, dan untuk segenap tentara langit.”2 Raja-raja 23:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia memberhentikan para imam dewa asing yang telah diangkat oleh raja-raja Yehuda untuk membakar korban di bukit pengorbanan di kota-kota Yehuda dan di sekitar Yerusalem, juga orang-orang yang membakar korban untuk Baal, untuk dewa matahari, untuk dewa bulan, untuk rasi-rasi bintang dan untuk segenap tentara langit.”2 Raja-raja 23:5 · TB
Terjemahan Baru
“Ia memecat para imam yang telah diangkat oleh raja-raja Yehuda untuk bertugas pada tempat penyembahan dewa di kota-kota Yehuda dan di sekitar Yerusalem; juga para imam yang mempersembahkan kurban kepada Baal, matahari, bulan, planit dan bintang-bintang.”2 Raja-raja 23:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yosia juga mengusir para imam dewa di kuil-kuil yang tersebar di kota-kota wilayah Yehuda, termasuk di sekitar Yerusalem. Mereka dahulu dilantik oleh raja-raja Yehuda sebelumnya untuk membakar dupa dan kurban kepada Baal, matahari, bulan, dan bintang-bintang.”2 Raja-raja 23:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he put down the idolatrous priests, whom the kings of Judah had ordained to burn incense in the high places in the cities of Judah, and in the places round about Jerusalem; them also that burned incense unto Baal, to the sun, and to the moon, and to the planets, and to all the host of heaven.”2 Raja-raja 23:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 23:5?
Yosia memberhentikan para imam berhala yang diangkat oleh raja-raja sebelumnya untuk membakar kurban di bukit-bukit pengurbanan. Ini menunjukkan penegakan hukum Tuhan terhadap praktik penyembahan yang salah.
Latar belakang
Menghentikan imam dewa asing
Yosia memberhentikan para imam yang ditunjuk raja-raja Yehuda untuk membakar kurban di bukit-bukit pengurbanan. Mereka juga mempersembahkan kurban kepada Baal, matahari, bulan, rasi bintang, dan seluruh tentara langit.
Di mana
Yerusalem
Di seluruh Yehuda dan sekitar Yerusalem
Kapan
~622 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Penulis 2 Raja-raja
Penulis sejarah kerajaan Yehuda, tradisi nabi
Kepada
Pembaca Israel
Umat Tuhan yang perlu belajar dari sejarah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הִשְׁבִּית
hishbit · memberhentikan
menghentikan, menghapuskan, memusnahkan
כֹּהֲנִים
kohanim · imam
para imam, orang yang melayani di tempat ibadah
צְבָא הַשָּׁמַיִם
tzeva hashamayim · tentara langit
benda-benda langit yang disembah, seperti matahari, bulan, bintang
Kata 'hishbit' berarti penghentian total, bukan sekadar pengurangan, menunjukkan komitmen radikal untuk menghapus penyembahan palsu.
Tahukah kamu
Penyembahan matahari
Pada zaman itu, penyembahan matahari dan benda langit adalah praktik umum yang dipengaruhi budaya Asyur dan Babel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 23:5
Ulangan 17:3
larangan serupa
“yang telah melanggar perjanjian-Nya dengan menyembah allah lain, sujud menyembah kepada matahari, bulan, atau seluruh tentara langit”
2 Raja-raja 21:3
dosa sebelumnya
“Ia membangun kembali bukit-bukit pengurbanan yang telah dimusnahkan Hizkia, dan mendirikan mezbah-mezbah untuk Baal”
Yeremia 8:2
akibat penyembahan
“mereka akan dihamparkan di depan matahari, bulan, dan seluruh tentara langit yang mereka cintai”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 23:5
✕ Sering dikira
Para imam yang memberhentikan hanya imam asing, bukan imam Lewi
✓ Yang sebenarnya
Mereka adalah imam yang diangkat untuk menyembah dewa asing, bukan imam sah keturunan Harun.
✕ Sering dikira
Penyembahan tentara langit hanya terjadi di kalangan rakyat jelata
✓ Yang sebenarnya
Raja-raja Yehuda sendiri yang mengangkat imam-imam itu, jadi ini praktik resmi kerajaan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 23:5
Kita harus berani menghentikan kebiasaan atau tradisi yang bertentangan dengan firman Tuhan, meskipun sudah berlangsung lama. Prioritaskan kebenaran Allah di atas tradisi.
Tuhan, beri kami keberanian untuk meninggalkan praktik yang tidak berkenan kepada-Mu, sekalipun sulit. Amin.